Harga Minyak Turun Tipis usai Trump Tepis Kabar Akan Serang Iran
IDXChannel - Harga minyak turun pada Jumat (10/9/2026) setelah Presiden AS Donald Trump menepis kemungkinan serangan terhadap Iran sebelum pemilihan paruh waktu di negaranya pada 3 November.
Dilansir dari First Post, komentar Trump sedikitt meredakan kekhawatiran tentang pasokan minyak.
Meskipun demikian,.harga minyak mentah Brent tetap berada di jalur untuk kenaikan mingguan.
Harga minyak mentah Brent turun 72 sen, atau 0,7 persen, menjadi USD103,53 per barel pada pukul 0220 GMT. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 52 sen, atau 0,6 persen, menjadi USD90,97 per barel.
Meskipun terjadi penurunan hari ini, Brent diperkirakan akan mencatat kenaikan mingguan setelah ditutup 4 persen lebih tinggi pada Kamis, menyusul peningkatan serangan awal pekan ini terhadap kapal yang membawa minyak mentah di Selat Hormuz.
Trump mengatakan bahwa Washington sedang mengadakan diskusi produktif dengan Iran dan bahwa tidak ada serangan yang direncanakan sebelum pemilihan kongres paruh waktu AS pada 3 November.
Pernyataan tersebut muncul setelah laporan media menyebutkan bahwa ia mempertimbangkan tindakan militer terhadap Teheran sebelum pemilu.
Komentar tersebut meredakan beberapa kekhawatiran di pasar minyak, yang telah bergejolak minggu ini di tengah ancaman terhadap pengiriman energi melalui Teluk dan Selat Hormuz.
Kantor berita Iran, Tasnim, melaporkan bahwa Teheran sedang meninjau tanggapan Washington terhadap proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari.
Selat tersebut merupakan jalur penting untuk pasokan energi global. Sebelum perang, pengiriman melalui Selat Hormuz menyumbang sekitar 20 persen dari aliran minyak dan bahan bakar global. (Wahyu Dwi Anggoro)









