Lunasi Utang, MEJA Proyeksikan Kinerja Positif di Semester II
IDXChannel - PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) melunasi seluruh kewajiban atas dua fasilitas kredit dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan total plafon Rp3 miliar.
Pelunasan utang ini diproyeksi dapat menekan beban pendanaan dan mendukung kinerja keuangan pada semester II-2026.
"Penyelesaian kewajiban ini mengurangi eksposur perseroan terhadap risiko gagal bayar atas fasilitas yang telah dilunasi," ujar manajemen MEJA dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (5/10/2026).
Pembiayaan tersebut mencakup fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) dengan plafon Rp2 miliar dan Kredit Rekening Koran (KRK) sebesar Rp1 miliar.
Manajemen MEJA menilai, dengan berkurangnya kewajiban kredit, perseroan juga dapat mengurangi risiko pembayaran pokok, bunga, serta kebutuhan pendanaan kembali.
"Pelunasan ini menjadi salah satu indikator positif dalam menilai disiplin pengelolaan keuangan dan profil risiko perseroan," tutur manajemen.
Sebelumnya, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) pada 21 Agustus 2026 menyetujui peningkatan modal dasar perseroan dari semula sebesar Rp100 miliar menjadi Rp208,65 miliar.
Persetujuan tersebut memperkuat langkah perseroan untuk melanjutkan proses transformasi, termasuk rencana perubahan kegiatan usaha menjadi perusahaan induk (holding company) serta pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue yang berkaitan dengan rencana akuisisi PT Trimata Coal Perkasa (TCP).
Perseroan menargetkan rangkaian proses perubahan kegiatan usaha, persetujuan transaksi akuisisi TCP, serta pelaksanaan rights issue dapat dilaksanakan pada kuartal IV-2026.
(DESI ANGRIANI)










