IHSG Turun 6,96 Persen Sepanjang September 2026, Asing Net Sell Rp10,24 Triliun

IHSG Turun 6,96 Persen Sepanjang September 2026, Asing Net Sell Rp10,24 Triliun

Terkini | idxchannel | Senin, 5 Oktober 2026 - 16:14
share

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 6.071,14 pada akhir September 2026, terkoreksi 6,96 persen secara month-to-month (mtm). Pada periode tersebut, investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell di pasar saham sebesar Rp10,24 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan, tekanan tersebut terjadi di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan global yang dipengaruhi eskalasi tensi geopolitik dan kenaikan suku bunga global.

"Oleh karena itu, pasar saham domestik bergerak dinamis pada September 2026 seiring meningkatnya volatilitas pasar keuangan global yang dipengaruhi oleh eskalasi tensi geopolitik dan kenaikan suku bunga global," ujar Hasan dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) September, Senin (5/10/2026).

Meski demikian, Hasan menyatakan, daya tahan likuiditas pasar modal domestik tetap berada dalam kondisi yang manageable. Hal tersebut antara lain tercermin dari rata-rata bid-ask spread pasar saham yang masih terjaga.

"Rata-rata bid-ask spread pasar saham tetap terjaga di level 1,2 persen, relatif stabil jika dibandingkan bulan sebelumnya di angka 1,17 persen," katanya.

Tekanan di pasar saham juga terjadi bersamaan dengan dinamika di pasar obligasi. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) pada September 2026 ditutup pada level 439,05 atau termoderasi 0,23 persen secara month-to-month.

Namun, tekanan outflow investor asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik relatif terbatas. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp0,34 triliun secara month-to-month.

Di sisi lain, penghimpunan dana korporasi melalui pasar modal masih menunjukkan ketahanan. Nilai penawaran umum secara year-to-date hingga September 2026 telah mencapai Rp186,03 triliun. Sementara itu, terdapat 29 rencana penawaran umum dalam pipeline dengan total nilai indikatif mencapai Rp26,47 triliun.

Hasan menilai realisasi penghimpunan dana hingga akhir tahun akan dipengaruhi oleh dinamika pasar, minat investor, serta pertimbangan emiten dalam menentukan momentum penerbitan dan biaya pendanaan.

Di tengah tekanan pasar tersebut, jumlah investor pasar modal justru terus mengalami peningkatan. Pada September 2026, jumlah investor bertambah 1,03 juta secara month-to-month sehingga total investor mencapai 32,17 juta. Jumlah tersebut tumbuh 57,96 persen secara year-to-date sepanjang 2026.

(Dhera Arizona)

Topik Menarik