Terjaring OTT KPK, Bupati Bolmut Kenakan Rompi Oranye
IDXChannel - Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena selesai menjalani pemeriksaan usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (21/9/2026).
Pantauan di lokasi, Sirajudin keluar dari Gedung Merah Putih KPK dengan mengenakan rompi oranye KPK dan tangan terborgol. Dia ditetapkan sebagai tersangka usai terjaring operasi senyap.
Saat digiring ke mobil tahanan untuk diangkut ke rutan, ia menyampaikan permohonan maaf ke masyarakat Bolmut.
"Ya permintaan maaf untuk masyarakat Bolaang Mongondow Utara, doakan saya fokus pada proses hukum ini," kata Sirajudin, Selasa (22/9/2026).
Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan pihaknya mengamankan uang tunai dalam bentuk rupiah senilai ratusan juta dalam OTT tersebut. Ia belum menyebutkan jumlah pasti uang tersebut.
Budi melanjutkan, operasi senyap ini terkait dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara terkait proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
3 Juta Warga Terpapar Asap Kebakaran Hutan, Menkes Imbau Pakai Masker dan Batasi Aktivitas di Luar
Dalam OTT ini KPK total menangkap 14 orang. Bupati dan empat orang lainnya terjaring di Jakarta. Sementara itu, delapan orang di wilayah Sulawesi Utara dan satu lainnya di Gorontalo.
"Untuk pihak-pihak yang diamankan ada Bupati, Kepala Dinas, kemudian ASN lain, dan juga pihak-pihak swasta," katanya.










