Jalur Pipa Minyak Strategis Arab Saudi Lumpuh usai Kena Serangan Drone
IDXChannel - Jalur pipa minyak Timur-Barat Arab Saudi, yang berfungsi sebagai jalur alternatif ekspor usai lumpuhnya Selat Hormuz, ditutup setelah terkena serangan pekan ini.
"Serangan tersebut menyebabkan beberapa orang terluka dan tim darurat sedang mengambil langkah-langkah untuk mengamankan jalur pipa dan menilai keamanannya," kata Kementerian Energi Arab Saudi dalam sebuah unggahan di X, dilansir dari Bloomberg pada Sabtu (12/9/2026).
Harga minyak mentah melonjak minggu ini, dengan minyak mentah Brent diperdagangkan di atas USD100 per barel lagi.
Pertempuran makin marak terjadi di Timur Tengah, dari serangan kelompok Houthi terhadap fasilitas energi Arab Saudi hingga operasi Amerika Serikat (AS) yang menargetkan kapal tanker minyak Iran.
Menurut laporan media, jalur pipa minyak Timur-Barat terkena serangan drone yng diluncurkan dari Irak pekan ini.
Jalur pipa itu menghubungkan Teluk Persia dengan kota pelabuhan Yanbu di Laut Merah, sehingga ekspor minyak Arab Saudi tidak perlu melalui Selat Hormuz yang lumpuh.
Penerimaan Pajak Tumbuh 23 Persen hingga Juli, Purbaya: Masih Aman untuk Capai Target 2026
Insiden ini terjadi menyusul rilis data produksi minya Arab Saudi yang anjlok tajam pada Agustus, turun ke level terendah sejak 1990. (Wahyu Dwi Anggoro)










