Produksi Minyak OPEC Anjlok pada Agustus 2026 Imbas Konflik Arab Saudi-Houthi

Produksi Minyak OPEC Anjlok pada Agustus 2026 Imbas Konflik Arab Saudi-Houthi

Terkini | idxchannel | Rabu, 9 September 2026 - 16:14
share

IDXChannel - Produksi dari Organisasi Negara-Negara Pengeksoor Minyak (OPEC) anjlok pada Agustus 2026, mengakhiri tren pemulihan.

Dilansir dari Bloomberg pada Rabu (9/9/2026), produksi Arab Saudi terhambat konflik di Teluk Persia dan Laut Merah.

Menurut survei oleh Bloomberg, pasokan dari OPEC menurun sebesar 900.000 barel per hari (bph) bulan lalu menjadi rata-rata 19,91 juta bph.

Produksi Arab Saudi menurun hingga 1 juta barel bulan lalu. Penurunan itu sedikit diimbangi oleh peningkatan di Irak dan Venezuela.

Produksi OPEC sempat naik pada Juni dan Juli. Para produsen saat itu lebih leluasa mengirimkan minyak keluar dari Teluk Persia karena perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran sempat mereda.

Pasokan minyak Arab Saudi tertekan dari dua sisi, dengan meningkatnya serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz yang mengganggu aliran dari Teluk Persia, dan ancaman dari kelompok Houthi Yaman yang menghambat ekspor melalui jalur Laut Merah.

Serangan yang diklaim oleh Houthi memaksa Arab Saudi untuk menghentikan beberapa fasilitas energi di selatan negara itu pada Selasa. Hal tersebut mendorong harga minyak mentah Brent mendekati USD100 per barel di London.

Produksi minyak mentah Arab Saudi anjlok sebesar 1,12 juta bph pada Agustus menjadi 6,98 juta bph level terendah sejak Mei, menurut survei Bloomberg. 

Ekspor minyak mentah kerajaan anjlok sepertiga menjadi 3,03 juta bph, menurut data pelacakan kapal tanker yang dikumpulkan oleh Bloomberg, Kpler, dan Vortexa.

Penurunan tersebut sedikit diimbangi oleh peningkatan di Irak—yang menambah 270.000 bph menjadi rata-rata 2,98 juta barel—dan di Venezuela, yang meningkat sebesar 70.000 barel hingga mencapai level tertinggi dalam tujuh tahun terakhir yaitu 1,23 juta bph. (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik