Investasi Rp776 Miliar, Rosan Dukung Pengoperasian Industri Pengolahan Kelapa di Morowali
IDXChannel - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menyoroti besarnya potensi nilai tambah ekonomi seiring peresmian operasional Basis Industri Terintegrasi Kelapa dan Produk Turunannya oleh PT Freenow Food Industry di kawasan Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP), Morowali, Sulawesi Tengah.
Langkah peresmian fasilitas pengolahan tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperluas jangkauan program hilirisasi ke sektor perkebunan, khususnya komoditas kelapa, demi mendongkrak nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.
PT Freenow Food Industry berencana membangun ekosistem industri pengolahan kelapa terpadu dari sektor hulu hingga hilir dengan total nilai investasi mencapai Rp776 miliar atau setara USD47 juta yang dikucurkan secara bertahap dalam tiga fase.
Pada tahap awal operasional, pabrik ini difokuskan untuk memproduksi santan, konsentrat air kelapa, minyak kelapa, serta arang tempurung, yang kemudian akan dilanjutkan pada fase berikutnya guna memproduksi olahan bernilai tambah lebihbtinggi seperti susu kelapa dan minuman kemasan siap saji yang menyasar pasar ekspor.
Fasilitas manufaktur ini juga mengadopsi prinsip pengolahan tanpa sisa dengan memanfaatkan hampir seluruh bagian buah kelapa, mulai dari daging, air, tempurung, hingga sabut kelapa.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terealisasinya investasi Zhejiang FreeNow Food Cooperation di Indonesia. Investasi ini merupakan langkah penting dalam mendorong hilirisasi komoditas kelapa nasional. Kita berharap kehadiran Freenow tidak hanya memberikan nilai tambah terhadap komoditas kelapa Indonesia, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan petani kelapa, serta memperkuat ekosistem industri pengolahan kelapa dibIndonesia,” ujar Rosan dalam keterangan resmi, Selasa (8/9/2026).
Raksasa Industri China Cetak Laba Rp10.500 Triliun pada Paruh Pertama 2026, Tumbuh 18 Persen
Pada fase pertama, fasilitas pengolahan ini diproyeksikan mampu menyerap sekitar 184 ribu ton kelapa per tahun sekaligus membuka lapangan kerja bagi hampir 2.900 tenaga kerja lokal. Ketika pabrik telah beroperasi penuh, kebutuhanbbahan baku ditargetkan menyentuh setara 500 juta butir kelapa per tahun dengan melibatkan hingga 10.000 petani dan masyarakat sekitar.
Pemerintah juga terus mendorong agar petani rakyat terhubung langsung ke dalam rantai pasok industri melalui kepastian pembelian hasil panen dengan harga yang wajar, program peremajaan kebun kelapa, serta pelibatan aktif pelaku UMKM dan pemasok lokal.
“Kami membuka ruang yang luas bagi Zhenshi Holding Group untuk meningkatkan dan menambah investasi di Indonesia, tidak hanya di sektor yang telah berjalanbtetapi juga di berbagai sektor strategis lainnya yang memiliki potensi besar," kata Rosan.
"Pemerintah Indonesia akan terus memberikan dukungan demi menciptakan iklim investasi yang semakin baik sehingga para investor dapat tumbuh bersama Indonesia dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tutur Rosan.
(kunthi fahmar sandy)










