Wall Street Dibuka Menguat, Saham Teknologi Rebound
IDXChannel - Indeks utama Wall Street dibuka lebih tinggi pada Selasa (25/8/2026) karena saham-saham teknologi pulih dari aksi jual di sesi sebelumnya.
Dilansir dari Yahoo Finance, investor menantikan laporan keuangan raksasa chip kecerdasan buatan (AI) Nvidia dan data inflasi Amerika Serikat (AS) terbaru.
Dow Jones Industrial Average naik 177,8 poin, atau 0,33 persen, pada pembukaan menjadi 53.594,92.
S&P 500 naik 23,8 poin, atau 0,31 persen, pada pembukaan menjadi 7.676,66.
Sementara itu, Nasdaq Composite naik 168,5 poin, atau 0,65 persen, menjadi 26.148,71 pada pembukaan perdagangan.
Indeks S&P dan Nasdaq sama-sama merosot pada sesi sebelumnya, terbebani oleh penurunan saham chip semikonduktor. Kekhawatiran tetap ada seputar keberlanjutan booming AI.
Pada Senin, Menteri Keuangan Scott Bessent pada Senin meluncurkan sanksi ekonomi baru terhadap Iran, dengan tujuan untuk mengisolasi negara tersebut. Para investor tampaknya merespons sanksi baru ini dengan tenang.
“Pengumuman AS tentang tekanan ekonomi terhadap Iran tidak menghasilkan langkah-langkah baru yang signifikan,” kata analis di Deutsche Bank.
Fokus utama kemungkinan akan tetap pada Nvidia, yang akan melaporkan hasil kuartal kedua tahun fiskal 2027 setelah penutupan pasar pada Rabu. Prospek pembuat chip ini akan dipantau secara cermat untuk mengetahui pembenaran pengeluaran besar-besaran pada infrastruktur AI.
Para investor juga akan menantikan data inflasi pengeluaran konsumsi pribadi periode Juli yang akan dirilis akhir pekan ini, indikator kunci bagi Federal Reserve (The Fed)
Simposium tahunan Jackson Hole akan dimulai pada Kamis. Ketua Fed Kevin Warsh dijadwalkan untuk berbicara pada Jumat, yang berpotensi memberikan petunjuk tentang arah suku bunga. (Wahyu Dwi Anggoro)









