Bukan Cuma Liburan, Ini Alasan Warga Lampung Pergi ke Malaysia

Bukan Cuma Liburan, Ini Alasan Warga Lampung Pergi ke Malaysia

Ekonomi | okezone | Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:38
share

KUALA LUMPUR - Penerbangan langsung Lampung-Kuala Lumpur yang dibuka TransNusa tidak hanya menyasar pasar wisata. Maskapai juga membidik tingginya kebutuhan masyarakat Lampung untuk perjalanan bisnis, umrah hingga berobat ke Malaysia.

Ketua Pegawai Eksekutif Kumpulan Penerbangan, Datuk Bernard Francis, mengatakan pasar rute tersebut diperkirakan cukup beragam.

"Market akan mencakup semua, bisnis, pemerintah. Antara Lampung dan Malaysia mempunyai banyak hubungan kontrak kerjasama, dari manpower supply untuk pekerjaan di Indonesia. Dan juga halal bisnis dari Malaysia ke Lampung dan medical tourism," kata Bernard.

Menurutnya, hubungan ekonomi antara Lampung dan Malaysia juga membuka peluang perjalanan dari kalangan bisnis maupun pemerintahan.

Namun, salah satu pasar yang dinilai cukup potensial adalah medical tourism atau wisata medis.

Warga Lampung Berobat ke Malaysia hingga Singapura

Bernard mengatakan Malaysia masih menjadi salah satu tujuan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan kesehatan. Sejumlah kota seperti Penang, Kuala Lumpur, Melaka dan Johor Bahru memiliki fasilitas medis yang menjadi tujuan pasien dari Indonesia.

"Medical tourism masih tinggi, di Penang, di Kuala Lumpur, di Melaka, di Johor Bahru. Itu ada permintaan yang mungkin satu atau dua untuk Indonesia," ujarnya.

Berdasarkan riset internal TransNusa, terdapat masyarakat dari Lampung yang melakukan perjalanan medis ke Singapura, Bangkok hingga Kuala Lumpur.

 

Dengan adanya penerbangan langsung, masyarakat Lampung yang memiliki kebutuhan pengobatan di Malaysia kini memiliki pilihan perjalanan yang lebih praktis tanpa harus terlebih dahulu menuju Jakarta.

"Jadi mungkin dengan adanya penerbangan langsung lebih aman dan dekat untuk mereka datang ke sini," tuturnya.

Malaysia Juga Bidik Wisatawan Lampung

Selain membawa masyarakat Lampung ke Malaysia, TransNusa melihat peluang sebaliknya, yakni mendatangkan wisatawan Malaysia ke Lampung.

Bernard menilai Lampung memiliki potensi wisata yang cukup besar dengan jumlah penduduk sekitar 9,5 juta jiwa sebagai pasar domestik sekaligus berbagai destinasi wisata alam yang bisa dikembangkan untuk wisatawan asing.

Malaysia sendiri memiliki berbagai program untuk menarik wisatawan. Dari Kuala Lumpur, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju berbagai wilayah lain menggunakan penerbangan maupun kereta.

"Tourism Malaysia membuat banyak rancangan untuk wisata di Malaysia, bukan hanya di Kuala Lumpur, di seluruh Malaysia," katanya.

Menurut Bernard, pola perjalanan serupa juga dapat dikembangkan untuk wisatawan Malaysia yang datang ke Indonesia. Dengan adanya penerbangan langsung, Lampung bisa menjadi alternatif destinasi baru selain Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali dan Lombok.

"Jadi kita coba beri alternatif opsi wisata di Indonesia bukan hanya di Pulau Jawa, Lombok atau Bali, tapi juga di Bandar Lampung yang jaraknya relatif dekat," ungkapnya.

Dengan konektivitas langsung tersebut, TransNusa berharap hubungan Lampung dan Malaysia tidak hanya berkembang di sektor pariwisata, tetapi juga semakin kuat melalui bisnis, kerja sama pemerintahan, kebutuhan tenaga kerja, umrah hingga layanan kesehatan

Topik Menarik