Soal Isu Reshuffle, Bahlil Sebut Hak Prerogatif Presidan dan Purbaya Pilih Fokus ke APBN

Soal Isu Reshuffle, Bahlil Sebut Hak Prerogatif Presidan dan Purbaya Pilih Fokus ke APBN

Terkini | idxchannel | Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:54
share

IDXChannel - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait rumor perombakan kabinet (reshuffle) yang belakangan berembus di tengah masyarakat.

Meskipun nama keduanya kerap masuk dalam deretan menteri berkinerja terbaik, baik Bahlil maupun Purbaya menegaskan tidak ada pembahasan mengenai isu politik maupun perombakan kabinet dalam pertemuan koordinasi mereka di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

"Tadi saya rapat sama Menteri Keuangan enggak ada pembahasan itu. Kita enggak ngerti itu. Yang jelas begini, tugas kami sebagai menteri itu adalah pembantu presiden. Yang namanya pembantu presiden, ya bekerja sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh pak Presiden dan sesuai dengan apa yang diatur dalam undang-undang," tegas Bahlil.

Bahlil menegaskan bahwa penetapan maupun perombakan susunan kabinet sepenuhnya merupakan wewenang mutlak Presiden Prabowo Subianto. Sebagai pembantu presiden, tugas utama menteri adalah menjalankan amanat sesuai koridor undang-undang tanpa spekulasi berlebih.

"Persoalan hasil terhadap reshuffle itu hak prerogatif Presiden. Kita serahkan semuanya kepada Presiden yang mempunyai hak prerogatif. Kita di bawah ini enggak boleh gerakan tambahan. Jangan berpikir apalagi bertindak melampaui batas kewenangan yang diberikan, ya," ujar Bahlil.

Senada dengan Bahlil, Purbaya menegaskan bahwa fokus utama rapat koordinasi kementeriannya adalah memastikan postur APBN tetap stabil hingga penutupan tahun anggaran, terutama melalui optimalisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan pengendalian alokasi subsidi energi.

"Kami tadi fokus memastikan bahwa APBN tahun ini aman. Kan beliau memberikan kontribusi yang besar untuk PNBP, jadi kita diskusi di situ saja dan pengendalian subsidi sebagian sehingga tidak melebar ke mana-mana dan bisa terkendali,” kata Purbaya.

Lebih lanjut, Purbaya menyebut harga minyak dunia cenderung terkendali walaupun masih naik-turun. Dia pun meminta jajarannya agar tetap waspada dalam menjaga dan memastikan APBN aman sampai akhir tahun.

Sebelumnya, berembus kabar adanya reshuffle kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto setelah 17 Agustus mendatang. Namun, dua menteri ekonomi tersebut tegas membantahnya. (Febrina Ratna Iskana)

Topik Menarik