Emiten Kakao (COCO) Pangkas Rugi Jadi Rp30,23 Miliar di Semester I-2026

Emiten Kakao (COCO) Pangkas Rugi Jadi Rp30,23 Miliar di Semester I-2026

Ekonomi | idxchannel | Senin, 10 Agustus 2026 - 15:14
share

IDXChannel - PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) memangkas kerugian menjadi 30,23 miliar pada semester I-2026.

Angka tersebut turun 63,37 persen dibandingkan kerugian pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp82,53 miliar.

EBITDA perseroan juga masih negatif Rp10,54 miliar. Setelah disesuaikan dengan sejumlah beban non-recurring atau one-off expenses, adjusted EBITDA tercatat negatif Rp9,71 miliar hingga Juni 2026. 

Meski demikian, COCO mencatatkan kenaikan pendapatan 11,83 persen menjadi Rp81,80 miliar dari Rp73,15 miliar di semester I-2025.

“Hasil ini menunjukkan bahwa transformasi yang kami jalankan selama lebih dari satu tahun terakhir kini mulai memberikan dampak terhadap kinerja Perseroan,” ujar Direktur Utama Wahana Interfood Nusantara Sugianto Soenario, pada Senin (10/8/2026).

Lebih lanjut, beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp76,62 miliar sehingga laba bruto tercatat naik menjadi Rp5,1 miliar.

Total aset COCO tercatat turun menjadi Rp473 miliar. Jumlah liabilitas perseroan juga turun menjadi Rp391 miliar dengan jumlah ekuitas mencapai Rp82,21 miliar.

Sejalan dengan penguatan bisnis, Win&Co Group telah merampungkan Penawaran Umum Terbatas III (PUT III) dengan menghimpun dana sebesar Rp1,28 triliun. Seluruh saham yang ditawarkan terserap sepenuhnya.

Adapun pemesanan saham tambahan tercatat mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed sebanyak 2,65 kali dari sisa saham yang tidak dilaksanakan oleh pemegang Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Perseroan menilai, tingginya minat investor dalam aksi korporasi tersebut mencerminkan kepercayaan terhadap strategi transformasi serta prospek pertumbuhan jangka panjang Win&Co Group. 

Ke depan, perseroan akan fokus menuntaskan transformasi bisnis menuju platform cokelat-ke-FMCG dengan jangkauan regional. Salah satu langkah yang disiapkan yakni memperkuat sinergi bisnis dan portofolio produk dengan Bibica Corporation dan Momogi Group sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Sinergi tersebut diharapkan membuka akses terhadap portofolio merek FMCG serta pasar konsumen Vietnam melalui jaringan Bibica. Selain itu, Win&Co Group akan memperkuat bisnis inti cokelat melalui merek Schoko, D’Lanier, dan Winfil. 

Perseroan juga akan mengoptimalkan kapasitas pabrik baru serta melanjutkan berbagai inisiatif efisiensi operasional untuk mendukung pemulihan margin.

(DESI ANGRIANI)

Topik Menarik