Dukung Transformasi Digital Pendidikan, WSBP Garap Gedung Laboratorium Udayana
IDXChannel - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) melaporkan progres pembangunan Gedung Laboratorium Smart System and Integrated Technologies (L-SSIT) Universitas Udayana (UNUD), Bali, telah mencapai 47,11 persen hingga Agustus 2026.
WSBP dipercaya sebagai kontraktor pelaksana pembangunan gedung laboratorium tersebut dengan tanggung jawab mencakup seluruh pekerjaan konstruksi, mulai dari pekerjaan persiapan, galian dan tanah, struktur, arsitektur, hingga sistem Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP).
Kepala Divisi Corporate Secretary PT Waskita Beton Precast Tbk, Fandy Dewanto memastikan proses pembangunan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan dengan tetap mengedepankan standar mutu, keselamatan kerja, serta pengendalian waktu pelaksanaan.
“Kami memastikan setiap tahapan pembangunan Gedung Laboratorium L-SSIT berjalan sesuai target dengan tetap mengedepankan standar mutu, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu. Progres yang telah dicapai menjadi bagian dari komitmen WSBP untuk menghadirkan hasil konstruksi yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan pengguna,” ujar dalam keterangan resmi, Kamis (6/8/2026).
Gedung Laboratorium L-SSIT merupakan bangunan empat lantai yang dirancang untuk mendukung transformasi digital pendidikan melalui penyediaan fasilitas pembelajaran dan penelitian modern.
Selain menjadi pusat pengembangan smart system dan teknologi terintegrasi, laboratorium tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas Universitas Udayana dalam mendukung transformasi digital di bidang pendidikan, meningkatkan keamanan data center, serta memperkuat kegiatan riset dan pengembangan teknologi.
Saat ini, pekerjaan pembangunan difokuskan pada penyelesaian struktur rangka atap, pekerjaan arsitektur, serta instalasi sistem Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP). WSBP juga menargetkan penyelesaian ruang server pada Agustus 2026 sebagai salah satu tahapan penting menuju kesiapan operasional laboratorium.
“Melalui proyek ini, WSBP tidak hanya membangun sebuah gedung, tetapi juga menghadirkan infrastruktur yang diharapkan mampu mendukung pengembangan riset, inovasi, dan transformasi digital pendidikan di Indonesia,” kata Fandy.
Dalam pelaksanaan proyek tersebut, WSBP menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik sebagai landasan dalam menjalankan setiap tahapan pekerjaan. Perseroan meyakini penerapan tata kelola yang konsisten menjadi faktor penting dalam menghadirkan infrastruktur berkualitas, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
(Rahmat Fiansyah/ADV)










