Trump Klaim Lanjutkan Negosiasi dengan Iran, Ada Peluang Capai Kesepakatan
IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan sedang melakukan pembicaraan diplomatik dengan Iran untuk mengakhiri konflik.
Meski demikian, dia memperingatkan bahwa kedua pihak akan kembali berperang jika negosiasi tidak menghasilkan kesepakatan.
"Satu-satunya alasan mereka ingin bertemu adalah karena kita telah menyerang mereka dengan sangat keras," kata Trump kepada wartawan pada di pesawat Air Force One, dilansir dari Bloomberg pada Selasa (28/7/2026).
"Ada kemungkinan besar kemajuan akan terjadi, dan jika terwujud, itu bagus. Jika tidak, kita akan kembali melakukan apa yang kita lakukan sebelumnya," katanya
Sejak perang pecah pada Februari, Trump telah berulang kali mengatakan pembicaraan sedang berlangsung dan kesepakatan sudah dekat. Namun, pernyataan tersebut kerap berujung dengan berlanjutnya pertempuran.
Program Ekraf Digital Talent 2026 Hasilkan 2.043 Talenta AI, Jumlah Lulusan Lampaui Target
Pernyataan Trump muncul setelah AS menunda serangan terhadap Iran sejak akhir pekan lalu. Kedua pihak kembali terlibat pertempuran dalam beberapa minggu terakhir setelah kesepakatan perdamaian sementara yang ditandatangani bulan lalu kolaps akibat perselisihan terkait Selat Hormuz.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan pada Senin bahwa meskipun ada saling tukar pesan melalui mediator, tidak ada negosiasi formal yang sedang berlangsung saat ini.
Secara terpisah, Oman dan Iran sedang berupaya mencapai kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz. Pada masa damai, jalur maritim tersebut dilintasi 20 persen pasokan minyak dan gas global. (Wahyu Dwi Anggoro)










