Saham JECX Sentuh ARA saat Debut, Oversubscribed Capai 65,5 Kali Selama Penawaran

Saham JECX Sentuh ARA saat Debut, Oversubscribed Capai 65,5 Kali Selama Penawaran

Ekonomi | idxchannel | Selasa, 7 Juli 2026 - 11:04
share

IDXChannel - PT Nitrasanata Dharma Tbk resmi mencatatkan saham perdana dengan kode JECX di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pengelola Jakarta Eye Center (JEC) Hospital & Clinic tersebut menjadi emiten ketiga yang menggelar penawaran umum perdana saham alias Initial Public Offering (IPO) pada 2026. 

Hingga pukul 10.40 WIB, saham JECX melesat Rp310 atau 24,8 persen ke Rp1.560, menyentuh batas auto rejection atas (ARA) yang dipatok regulator 25 persen. Sepanjang masa penawaran umum, saham JECX memperoleh respons positif dari investor, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap rekam jejak, posisi bisnis, serta prospek pertumbuhan JEC.

Selama penawaran, saham JECX mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 62,5 kali pada porsi penjatahan terpusat (pooling allotment) dengan jumlah pemesan mencapai 555.699 investor. Sementara untuk seluruh penjatahan mengalami oversubscribed 5,61 kali.

Presiden Direktur PT Nitrasanata Dharma Tbk, Johan A. M. M. Hutauruk mengapresiasi atas dukungan berbagai pihak atas proses IPO JECX. Melalui aksi korporasi ini perseroan berharap dapat memperkuat struktur permodalan dan mendukung pertumbuhan JEC, dengan tetap mengedepankan semangat care with experience, yaitu pelayanan yang berorientasi pada pasien dan didukung oleh pengalaman serta keahlian JEC di bidang kesehatan mata.

“Kami bersyukur proses IPO PT Nitrasanata Dharma Tbk dapat berjalan lancar hingga Perseroan resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih kepada Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, Kustodian Sentral Efek Indonesia, para investor, Penjamin Pelaksana Emisi Efek, lembaga dan profesi penunjang pasar modal, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan," kata Johan saat memberikan di Main Hall BEI, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Dalam IPO ini, JECX menawarkan 487.983.500 saham biasa atau sebesar 15,00 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO, dengan harga penawaran sebesar Rp1.250 per saham. 

Jumlah saham yang ditawarkan tersebut terdiri dari 325.322.300 saham baru atau sebesar 10,00 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO, serta 162.661.200 saham divestasi milik Waldensius Girsang, atau sebesar 5,00 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.  

Melalui IPO ini, perseroan menghimpun dana sebesar Rp609,98 miliar yang terdiri dari Rp406,6 miliar dari penerbitan saham baru perseroan dan Rp203,3 miliar dari penjualan saham divestasi. Dengan harga penawaran tersebut, kapitalisasi pasar JECX pada saat pencatatan saham perdana mencapai Rp4,07 triliun. 

Dana yang diperoleh JECX dari hasil penerbitan saham baru akan digunakan untuk memperkuat struktur keuangan melalui pelunasan sebagian pinjaman perbankan, mendukung pengembangan entitas anak, serta memenuhi kebutuhan modal kerja. 

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik