Ekonomi Iran Diproyeksi Kontraksi 6,1 Persen pada 2026 Imbas Perang dengan AS-Israel

Ekonomi Iran Diproyeksi Kontraksi 6,1 Persen pada 2026 Imbas Perang dengan AS-Israel

Terkini | idxchannel | Jum'at, 3 Juli 2026 - 19:44
share

IDXChannel - Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi ekonomi Iran mengalami kontraksi sebesar 6,1 persen pada 2026.

Dilansir dari Euronews pada Jumat (3/7/2026), ekonomi Iran mengalami tekanan hebat akibat perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel tahun ini.

IMF juga memproyeksikan tingkat inflasi Iran mencapai sekitar 68,9 persen tahun ini, menempatkannya di antara negara-negara dengan inflasi tertinggi di dunia.

Menurut Bank Sentral Iran, inflasi mencapai 83,1 persen year-on-year pada periode 22 Mei–21 Juni 2026.

Sementara itu, Pusat Statistik Iran melaporkan inflasi 88,6 persen year-on-year pada periode yang sama, sedikit lebih tinggi dari kalkulasi bank sentral.

Lonjakan inflasi di Iran – salah satu yang terparah yang dialami negara itu sejak Perang Dunia Kedua – terkait erat dengan depresiasi tajam mata uang rial. 

Inflasi mengikis daya beli mata uang tersebut, sementara penurunan rial secara berturut-turut, pada gilirannya, memicu inflasi lebih lanjut dengan meningkatkan biaya impor dan menaikkan ekspektasi inflasi. (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik