Esa Medika (EMMI) Patok Harga Final IPO Rp470, Dua Underwriter Baru Terlibat
IDXChannel - PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) menetapkan harga final IPO sebesar Rp470 per saham, berada di batas tengah dari rentang harga selama periode penawaran awal (book building) antara Rp446-Rp515.
Esa Medika akan menerbitkan 522,85 juta saham kepada publik atau setara 30 persen dari total saham yang akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan begitu, perseroan akan memperoleh dana senilai Rp245,7 miliar.
Dalam prospektus tambahan IPO yang diterbitkan Rabu (1/7/2026), perusahaan penyedia alat kesehatan (alkes) itu menentukan harga final setelah berdiskusi dengan penjamin pelaksana emisi efek dengan mempertimbangkan minat yang masuk selama book building pada 22-24 Juni.
"Penetapan harga penawaran Rp470 mempertimbangkan hasil book building yang telah dilakukan penjamin pelaksana emisi efek dengan melakukan penjajakan kepada para investor di pasar domestik," kata manajemen Esa Medika.
Dengan harga IPO Rp470, maka valuasi Price Earning Ratio (PER) berada di level 16,80 kali dan Price Book Value (PBV) 1,98 kali. Angka ini berada sedikit di atas rata-rata industri dengan PER 15,96 kali dan PBV 1,44 kali.
Selain itu, perseroan kembali menambah dua penjamin emisi efek (underwriter), yakni Yulie Sekuritas dan Investindo Nusantara Sekuritas. Sebelumnya, terdapat dua penjamin pelaksana emisi efek (lead underwriter) yang mengawal IPO EMMI yakni BRI Danareksa Sekuritas dan Ina Sekuritas.
Ina Sekuritas mendapatkan porsi penjatahan terbesar saham IPO EMMI sebanyak 57,85 persen, diikuti BRI Danareksa Sekuritas 29,93 persen. Dua underwriter baru, yakni Yulie Sekuritas dan Investindo Nusantara Sekuritas memperoleh jatah masing-masing 12,21 persen dan 0,02 persen.
IPO EMMI akan memasuki tahap penawaran umum (offering) pada 2-6 Juli. Proses penjatahan dan distribusi akan dilakukan pada 6 dan 7 Juli, sehingga saham akan dicatatkan (listing) di BEI pada 8 Juli.
(Rahmat Fiansyah)









