GOTO-Grab Tekankan Potongan Aplikasi 8 Persen Khusus Layanan Penumpang Roda Dua

GOTO-Grab Tekankan Potongan Aplikasi 8 Persen Khusus Layanan Penumpang Roda Dua

Ekonomi | idxchannel | Rabu, 24 Juni 2026 - 21:10
share

IDXChannel - PT GoTo Gojek Indonesia Tbk (GOTO) dan PT Grab Teknologi Indonesia menyepakati potongan aplikasi menjadi 8 persen untuk layanan transportasi penumpang (ride-hailing) roda dua. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto saat Hari Buruh (May Day).

GOTO menyebut, tarif potongan tersebut berlaku untuk salah satu layanan Gojek, yakni GoRide. Kebijakan tersebut berlaku efektif mulai 1 Juli 2026.

Wakil Direktur Utama GOTO, Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan sekaligus upaya perseroan untuk terus meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi ojek online (ojol). 

"Mulai 1 Juli 2026, Gojek akan mengimplementasikan potongan aplikasi sebesar 8 persen untuk layanan transportasi penumpang ojek online roda dua atau GoRide," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6/2026).

Sebagai informasi, GoRide merupakan salah satu layanan yang ditawarkan oleh GOTO dalam ekosistem Gojek. Selain GoRide, perseroan juga memiliki layanan lain yang melibatkan sepeda motor seperti GoFood, GoSend, dan GoMart. 

Selain itu, ada pula layanan memanfaatkan kendaraan roda empat, yakni GoCar serta kerja sama dengan pihak ketiga, GoBlueBird.

Catherine mengakui, penerapan skema bagi hasil ini tidak mudah dan akan memberikan tantangan bagi bisnis ride hailing perseroan. Sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan termasuk memastikan peluang pendapatan mitra pengemudi tetap terjaga, keterjangkauan layanan harga, dan keberlanjutan ekosistem.

Senada, CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi juga menyebut, potongan aplikasi 8 persen berlaku untuk layanan penumpang roda dua dalam ekosistem Grab, GrabBike. Dia mengatakan, hal ini merupakan bentuk kepatuhan perusahaan terhadap arahan Presiden Prabowo sekaligus sejalan dengan semangat ekonomi kerakyatan.

"Grab Indonesia berkomitmen untuk mengimplementasikan kebijakan ini dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara perlindungan bagi mitra pengemudi, keterjangkauan layanan bagi konsumen, serta keberlanjutan ekosistem transportasi ojek online di Indonesia," katanya dalam keterangan tertulis.

Neneng juga mengakui bahwa penerapan tarif potongan aplikasi ini tidak mudah. Perusahaan akan melakukan sejumlah penyesuaian untuk memastikan layanan tetap terjangkau bagi masyarakat, keberlanjutan ekosistmem, serta peluang pendapatan bagi mitra pengemudi ojol.

Sama seperti GOTO, Grab juga menawarkan layanan lain di samping GrabBike seperti GrabFood, GrabMart, dan GrabExpress. Sementara untuk kendaraan roda empat, Grab memiliki layanan GrabCar dan GrabRent (sewa kendaraan).

Grab juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan tersebut setelah beroperasi selama lebih dari satu dekade di Indonesia, serta menjadi bagian dari keseharian jutaan rakyat Indonesia. Hal ini tercermin dari kontribusi Grab terhadap sekitar 50 persen industri ride-hailing dan pengantaran online, serta dukungan dalam menciptakan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi UMKM.

"Ke depan, Grab akan senantiasa memperkuat komitmennya untuk Indonesia dan terus berkontribusi dalam membangun layanan transportasi online yang inklusif, andal, dan bermanfaat bagi masyarakat luas," ujar Neneng.

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik