IPO RANS, Ada Dony Oskaria hingga Kaesang Pangarep di Balik Saham Perusahaan Raffi Ahmad
IDXChannel - PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Di balik rencana penawaran umum perdana saham (IPO) tersebut, terdapat sejumlah nama dengan latar belakang berbeda, mulai dari pejabat pengelola BUMN, eksekutif industri media, hingga pengusaha.
Dalam prospektus IPO ringkas perusahaan yang akan menggunakan ticker RANS ini, Raffi Farid Ahmad tercatat sebagai pemegang saham pengendali Rans Entertainment dengan kepemilikan 78,68 persen sebelum penawaran umum.
Selain Raffi, struktur pemegang saham perusahaan juga diisi oleh sejumlah figur, seperti Dony Oskaria, Sutanto Hartono, dan Kaesang Pangarep.
Dony Oskaria, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, tercatat memiliki 345,25 juta saham Rans Entertainment atau setara 3,42 persen sebelum IPO.
Sementara itu, Sutanto Hartono, Direktur Utama PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), memiliki 144 juta saham atau sekitar 1,43 persen.
Mobil 1.400 cc Dilarang Isi BBM Pertalite per 1 Juni 2026 Tidak Benar, Begini Penjelasan Pertamina
Kemudian, Kaesang Pangarep, pengusaha sekaligus Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), tercatat menggenggam 115,25 juta saham atau 1,14 persen.
Kehadiran sejumlah nama tersebut menambah perhatian terhadap aksi korporasi Rans Entertainment, yang selama ini dikenal sebagai perusahaan berbasis konten dan hiburan milik pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Perseroan tidak hanya mengembangkan bisnis produksi konten, tetapi juga memperluas portofolio melalui penyelenggaraan acara, pengelolaan intellectual property (IP), taman hiburan, hingga bisnis digital.
Dalam IPO ini, Rans Entertainment menawarkan sebanyak-banyaknya 2,52 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum.
Perseroan menetapkan harga penawaran awal di kisaran Rp135 hingga Rp170 per saham, sehingga berpotensi menghimpun dana maksimal Rp429,25 miliar.
Dana hasil IPO akan digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis, termasuk penyelenggaraan konser, pembangunan wahana edukasi Cipungland, pengembangan bisnis berbasis kecerdasan buatan (AI), serta ekspansi usaha kosmetik melalui PT Rans Kosmetika Indonesia. (Aldo Fernando)










