Wall Street Ditutup Anjlok usai The Fed Tahan Suku Bunga

Wall Street Ditutup Anjlok usai The Fed Tahan Suku Bunga

Ekonomi | idxchannel | Kamis, 18 Juni 2026 - 06:20
share

IDXChannel - Wall Street merosot pada hari Rabu, setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga seperti yang diperkirakan. Tetapi Fed mengisyaratkan bahwa setidaknya satu kenaikan suku bunga seperempat poin dapat terjadi akhir tahun ini. 

Dilansir dari laman Investing Kamis (18/6/2026), para pelaku pasar juga menelaah rencana ketua Fed yang baru, Kevin Warsh, untuk perubahan besar guna meningkatkan pelaksanaan kebijakan moneter.

Sebelumnya, pasar sebagian besar mempertahankan kenaikan setelah Presiden Donald Trump menegaskan kembali bahwa kesepakatan perdamaian AS-Iran akan segera ditandatangani dan akan membuka kembali Selat Hormuz yang penting.

Indeks acuan S&P 500 turun 1,2 persen menjadi 7.420,72 poin, NASDAQ Composite yang didominasi saham teknologi turun 1,4 persen menjadi 26.021,66 poin, dan Dow Jones Industrial Average yang didominasi saham blue-chip turun 1 persen menjadi 51.493,16 poin.

Dolar AS yang cenderung berkinerja lebih baik dalam lingkungan suku bunga tinggi melonjak. Sementara imbal hasil obligasi pemerintah yang sensitif terhadap suku bunga meningkat karena obligasi pemerintah dijual besar-besaran. 

Imbal hasil obligasi AS dalam 2 tahun terakhir naik 17 basis poin menjadi 4,216 persen, sementara imbal hasil obligasi acuan 10 tahun yang lebih panjang naik 7 basis poin menjadi 4,494 persen.

(kunthi fahmar sandy)

Topik Menarik