Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan, PSAT Fokus Perkuat Armada dan Diversifikasi Bisnis

Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan, PSAT Fokus Perkuat Armada dan Diversifikasi Bisnis

Ekonomi | idxchannel | Rabu, 17 Juni 2026 - 20:24
share

IDXChannel - Emiten jasa transportasi laut yang berfokus pada pengangkutan komoditas bagi sektor pertambangan, PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT), mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp1,07 triliun pada 2025. Capaian ini meningkat sekitar 9,9 persen dibandingkan pendapatan 2024 yang sebesar Rp980 miliar.

"Sepanjang 2025, perseroan menghadapi tantangan perlambatan aktivitas industri maupun ekonomi global, dinamika industri pertambangan dan sektor energi yang turut memengaruhi aktivitas usaha," ujar Direktur Keuangan PSAT Wendi Arifin dalam paparan publik di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Menurut Wendi, pertumbuhan pendapatan tersebut menunjukkan aktivitas operasional dan permintaan terhadap jasa perseroan tetap terjaga di tengah kondisi pasar yang penuh ketidakpastian. 

Di sisi lain, perseroan juga menghadapi peningkatan biaya operasional yang dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan bakar serta penggunaan kapal sewa jangka pendek sebagai bagian dari strategi menjaga kontinuitas layanan kepada pelanggan.

Meski demikian, laba bersih perseroan tercatat Rp23 miliar, terkoreksi dibandingkan capaian Rp242 miliar pada 2024.

"Meskipun kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap margin keuntungan perseroan, manajemen memandang langkah tersebut sebagai investasi operasional yang diperlukan untuk menjaga stabilitas layanan, mempertahankan hubungan dengan pelanggan, serta memastikan kesiapan perseroan dalam menangkap peluang pertumbuhan di masa mendatang," katanya.

Dia menerangkan, perseroan juga mencatatkan peningkatan total aset sebesar 12 persen menjadi Rp1,69 triliun dibandingkan Rp1,50 triliun pada 2024. Kenaikan tersebut didorong oleh bertambahnya aset tetap berupa kapal sebagai bagian dari upaya perseroan memperkuat armada dan meningkatkan kapasitas operasional.

“Peningkatan aset tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan dalam memperkuat daya saing dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, total aset perseroan juga mengalami peningkatan jumlah aset menjadi Rp1,69 triliun, mencerminkan ekspansi usaha dan penguatan kapasitas operasional yang terus dilakukan perseroan.

Wendi menambahkan, pada 2026, perseroan akan memperkuat pertumbuhan melalui diversifikasi komoditas, perluasan wilayah pengiriman, dan pengembangan kerja sama dengan pelanggan baru.

"Perseroan juga akan terus meningkatkan kualitas layanan melalui penerapan CRM, digitalisasi operasional, efisiensi penggunaan sumber daya, serta penguatan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," ujar dia.

(Dhera Arizona)

Topik Menarik