Wall Street Bergerak Mixed, Pasar Cerna Kesepakatan Damai AS-Iran hingga IPO SpaceX
IDXChannel - Wall Street dibuka bervariasi pada perdagangan Jumat (12/6/2026) waktu setempat di tengah perkembangan negosiasi damai AS-Iran serta IPO SpaceX.
Melansir Investing, indeks S&P 500 naik 0,1 persen ke level 7.404,39. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average menguat 0,5 persen menjadi 51.125,32. Di sisi lain, indeks teknologi Nasdaq Composite melemah tipis 0,1 persen ke posisi 25.778,95.
Menurut laporan kantor berita Mehr, kesepakatan damai tersebut mencakup komitmen Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, janji AS mencabut sanksi terhadap sektor minyak Iran serta pencairan dana Iran yang selama ini dibekukan.
Namun demikian, pembahasan mengenai program rudal Iran tidak akan menjadi bagian dari kesepakatan tersebut. Tahap akhir negosiasi disebut masih berfokus pada isu nuklir dan ekonomi sebelum memperoleh persetujuan otoritas terkait.
Optimisme perdamaian tersebut turut menekan harga minyak dunia. Kontrak minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus melanjutkan penurunan setelah pada sesi sebelumnya kembali berada di bawah level USD90 per barel.
Penurunan harga minyak terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama empat bulan itu.
"Kami baru saja mencapai penyelesaian besar atas perang dengan Iran, dan kini tinggal finalisasi dokumen yang kemungkinan selesai dalam beberapa hari ke depan," ujar Trump kepada wartawan.
Selain perkembangan geopolitik, perhatian investor juga tertuju pada pencatatan perdana saham SpaceX di Nasdaq. Perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut menetapkan harga IPO sebesar USD135 per saham dan berhasil menghimpun dana hingga USD75 miliar.
Dengan total 13,08 miliar saham beredar, valuasi SpaceX mencapai sekitar USD1,77 triliun. Nilai tersebut masih berpotensi meningkat apabila penjamin emisi menggunakan opsi penjualan saham tambahan.
Besarnya skala IPO SpaceX menjadi ujian penting bagi optimisme investor terhadap sektor teknologi, terutama menjelang potensi IPO dua perusahaan kecerdasan buatan (AI) yang juga menjadi sorotan pasar, yakni OpenAI dan Anthropic.
(DESI ANGRIANI)









