Prabowo Sebut Membuat Rakyat Hidup Baik dan Layak Memerlukan Usaha Besar

Prabowo Sebut Membuat Rakyat Hidup Baik dan Layak Memerlukan Usaha Besar

Terkini | idxchannel | Minggu, 7 Juni 2026 - 14:34
share

IDXChannel—Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa membuat rakyat hidup baik dan layak membutuhkan usaha yang sangat besar. Hal itu disampaikan Prabowo saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali hari ini.

Awalnya, Prabowo mengatakan program Sekolah Rakyat dibuat untuk membantu masyarakat yang kesulitan ekonomi dalam menempuh pendidikan.

"Jadi pembangunan kita sebagai bangsa, tujuannya adalah untuk membuat seluruh rakyat Indonesia hidupnya layak, hidupnya baik," kata Prabowo, Minggu (7/6/2026).

"Karena itu, usaha untuk berbuat agar rakyat hidup baik, hidup layak adalah usaha yang sangat besar. Kita harus bekerja keras di semua bidang," sambung dia.

Prabowo menyebutkan, semua bidang pada dasarnya membutuhkan pendidikan. Sehingga, pendidikan dinilai adalah kunci membuat rakyat sejahtera.

"Semua bidang harus kita tingkatkan pendidikan dan pelatihan. Ini usaha besar, dan ini membutuhkan uang," ujar dia.

"Karena itu pemerintah, pemimpin-pemimpin harus bekerja keras, uang harus dihemat, harus dijaga, kekayaan negara harus dijaga, negara kita sebetulnya sangat kaya, sumber daya alamnya sangat banyak, tinggal kita pandai menjaga," sambungnya.

Prabowo mengaku gembira dengan Sekolah Rakyat yang sudah ada saat ini. Dari data yang disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, pada Sekolah Rakyat di Bali, ada lebih dari 400 anak yang berminat, tetapi hanya 270 siswa yang diterima.

"Berarti kita harus tambah secepat mungkin, ya, nanti diusahakan, bupati-bupati kalau tidak ya nanti pemerintah pusat cari lahannya, cari tanahnya," ungkapnya.

Ia pun meminta agar Mensos Saifullah Yusuf alias Gus Ipul serta Seskab Teddy Indra Wijaya untuk mengatasi permasalahan ini.

"Ya kita upayakan, tapi bagaimana caranya kreatifitas saudara diupayakan hampir semua yang minta harus diterima, nanti bagaimana caranya kita. Seskab nanti koordinasi dengan kementerian/lembaga yang lain cari fasilitas mereka yang ada, kurang dimanfaatkan bisa dipinjam sampai sekolah yang permanen jadi," pungkasnya.

(Nadya Kurnia)

Topik Menarik