Bursa Asia Bergerak Variatif, Pasar Cermati Ketegangan Timur Tengah

Bursa Asia Bergerak Variatif, Pasar Cermati Ketegangan Timur Tengah

Ekonomi | idxchannel | Selasa, 2 Juni 2026 - 11:20
share

IDXChannel - Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Selasa (2/6/2026), setelah Wall Street kembali mencetak kenaikan pada sesi sebelumnya.

Investor masih mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu ketidakpastian di pasar global.

Melansir dpa-AFX, sentimen pasar dipengaruhi laporan bahwa Iran menangguhkan pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) sebagai respons atas serangan Israel di Lebanon.

Teheran juga disebut menutup sepenuhnya Selat Hormuz, jalur pelayaran energi strategis dunia.

Namun, Presiden AS Donald Trump mengatakan negosiasi dengan Iran masih berlangsung dan membuka peluang tercapainya nota kesepahaman untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu dekat.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 0,68 persen ke 8.669,70.

Pelemahan dipicu tekanan pada saham sektor keuangan dan emiten tambang emas, meski kenaikan saham teknologi membantu membatasi penurunan lebih lanjut.

Sementara itu, pasar Jepang terkoreksi tajam setelah menguat dalam dua sesi sebelumnya.

Indeks Nikkei 225 ditutup pada sesi pagi turun 1,64 persen menjadi 65.833,49, terseret pelemahan saham otomotif, eksportir, dan teknologi.

Di kawasan lainnya, indeks saham Korea Selatan turun 2,3 persen dan Selandia Baru melemah 0,5 persen.

Sebaliknya, bursa Hong Kong, dan Singapura menguat di kisaran 0,7 persen hingga 1,4 persen. Pasar China dan Taiwan bergerak relatif datar, sementara bursa Malaysia tutup karena libur Festival Panen.

Dari Wall Street, ketiga indeks utama kembali mencatatkan kenaikan pada Senin (1/6/2026), meski pergerakan pasar berlangsung tanpa arah yang kuat sepanjang sesi perdagangan.

Indeks Nasdaq naik 0,4 persen ke rekor penutupan baru 27.086,81, sedangkan S&P 500 menguat 0,3 persen menjadi 7.599,96. Dow Jones Industrial Average turut naik tipis 0,1 persen ke 51.078,88.

Berbeda dengan AS, bursa saham Eropa ditutup melemah. Indeks FTSE 100 Inggris turun 0,7 persen, CAC 40 Prancis terkoreksi 0,5 persen, sementara DAX Jerman melemah 0,4 persen. (Aldo Fernando)

Topik Menarik