Cerita Guru Bekasi Andalkan BRImo, dari Bayar Pajak hingga Pesan Obat
BEKASI, iNews.id – BRImo menjadi aplikasi perbankan digital yang diandalkan Tika. Guru berusia 31 tahun asal Bekasi, itu kini mengelola seluruh transaksi keuangan harian secara cepat dan efisien.
Tika tercatat sebagai nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) sejak 2016. Kedekatan dengan layanan perbankan tersebut semakin kuat setelah dia mulai menggunakan aplikasi BRImo pada 2020. Hingga kini, BRImo menjadi pusat pengelolaan transaksi pribadi sekaligus kebutuhan keuangan keluarga.
Dalam aktivitas sehari-hari, dia memanfaatkan beragam fitur BRImo. Layanan transfer menjadi fitur paling sering digunakan, disusul pembayaran virtual account melalui BRIVA, pembayaran berbagai tagihan, serta fitur lifestyle.
“Saya menggunakan banyak fitur, transfer untuk transaksi keuangan, Brizzi saya buat top up kartu Brizzi saat masih jadi pengguna Transjakarta dan KRL. Lalu ada tagihan bayar PDAM, listrik, BPJS, SIGNAL buat bayar pajak motor, Telkom IndiHome, PBB tiap tahun, lifestyle karena dia terhubung dengan K24 sangat praktis pesan obat juga. BRIVA untuk bayar virtual account dari beberapa merchant,” kata Tika kepada iNews.id.
Kemudahan tersebut membuat Tika bisa menyelesaikan kewajiban rutin tanpa berpindah aplikasi. Seluruh pembayaran kebutuhan rumah tangga hingga layanan publik bisa dilakukan langsung dari ponsel, kapan saja dibutuhkan.
Fitur lifestyle turut memberi nilai tambah. Koneksi dengan jaringan apotek K24 memudahkan dia memesan obat secara praktis, solusi yang sangat membantu di tengah aktivitas mengajar yang padat.
Alasan utama Tika memilih BRImo terletak pada faktor keluarga dan kemudahan penggunaan aplikasi. Seluruh anggota keluarga besarnya menggunakan layanan perbankan yang sama, mulai dari suami, adik, orang tua, hingga para ipar.
“Karena keluarga besar saya semuanya menggunakan BRI, suami, adik, mama, ibu mertua saya, dan para ipar saya pakai BRI. Lalu penggunaannya aplikasinya mudah. Ketika mengajarkan orang tua yang sudah usia lanjut juga mudah menjelaskan fiturnya pada aplikasi. Jadi karena sesama BRI juga biaya admin transfer gratis,” ujarnya.
Manfaat paling terasa bagi Tika berasal dari efisiensi biaya dan kemudahan transaksi. Dia tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk administrasi, sekaligus bisa mengatur keuangan dengan lebih ringkas.
Pengalaman Tika sejalan dengan kinerja digital BRImo secara nasional. Hingga Maret 2026, jumlah pengguna Super Apps BRImo mencapai 47,8 juta user, tumbuh 18,6 persen secara tahunan.
Data tersebut disampaikan Direktur Network & Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto, dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I-2026 di Jakarta. Nilai transaksi BRImo hingga Triwulan I-2026 tercatat menembus Rp2.042,2 triliun atau tumbuh 29,4 persen secara year-on-year.
“Basis pengguna BRImo yang besar, yang diikuti dengan pertumbuhan nilai transaksi, menunjukkan BRImo telah menjadi bagian dari aktivitas keuangan sehari-hari nasabah. Dengan lebih dari 100 fitur yang tersedia, BRImo terus dikembangkan untuk mendukung berbagai kebutuhan transaksi,” ujar Aquarius Rudianto.









