Impor Minyak Jepang dari Timteng Anjlok 67 Persen pada April, Rekor Terendah
IDXChannel - Impor minyak mentah Jepang dari Timur Tengah anjlok lebih dari 67 persen year-on-year pada April 2026.
Dilansir dari Kyodo pada Kamis (21/5/2026), penurunan tajam ini menunjukkan gangguan pasokan yang parah akibat penutupan Selat Hormuz.
Sebelum perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang melumpuhkan ekspor energi melalui Selat Hormuz, Jepang memenuhi
90 persen pembelian minyaknya dari Timur Tengah.
Negara Sakura itu tercatat hanya mengimpor 3,84 juta kiloliter minyak dari kawasan tersebut pada April, volume terendah sejak data mulai tersedia pada 1979.
Jepang mencatat surplus perdagangan sebesar 301,9 miliar yen pada April, didorong permintaan yang sangat kuat untuk semikonduktor dan perangkat elektronik lainnya.
Ekspor meningkat 14,8 persen menjadi 10,51 triliun yen pada bulan tersebut, sementara impor meningkat 9,7 persen menjadi 10,21 triliun yen, didorong oleh peningkatan impor produk minyak bumi dari Korea Selatan.
Sejak konflik Timur Tengah, Jepang telah mempercepat upaya untuk mendapatkan bahan bakar dari sumber alternatif, termasuk Amerika Serikat (AS)
Nilai impor minyak Jepang dari AS meningkat sebesar 118,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. (Wahyu Dwi Anggoro)









