Iran Balas Proposal AS untuk Akhiri Perang di Timur Tengah
IDXChannel - Iran akhirnya membalas proposal Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan perang di Timur Tengah. Balasan tersebut dilakukan melalui Pakistan yang berperan sebagai mediator dalam negosiasi damai antara kedua negara yang bertikai tersebut.
Dikutip dari Al-Jazeera, Minggu (10/5/2026), Iran menekankan pentingnya untuk menyelesaikan perang sekaligus menyusun kerangka pertahanan maritim di Teluk dan Selat Hormuz.
Iran juga menyinggung bahwa negaranya diserang dua kali selama kurang dari satu tahun di tengah-tengah perundingan. Oleh karena itu, fokus utamanya bagaimana caranya mencapai kesepakatan penuh dengan jaminan keamanan.
Senior Research Fellow di Center for Middle East Strategic Studies, Abbas Aslani menilai, proposal yang dikirimkan Iran bukan berisi jawaban "ya atau tidak" terkait permintaan AS. Balasan tersebut lebih menjelaskan sekaligus mengklarifikasi pandangan Iran terhadap proposal AS.
Salah satu isu yang mengemuka yakni terkait kepemilikan senjata nuklir. Iran dinilai akan bersikap lebih fleksibel terkait hal itu.
"Saya pikir Teheran selama ini terbuka terhadap transparansi dan inspeksi yang dilakukan oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA)," kata Abbas.
Menurut Abbas, jika kedua belah pihak dalam mencapai titik kesepakatan, maka hal ini dapat menciptakan suasana yang baik dalam rangka meningkatkan rasa saling percaya.
"Tapi, jika AS ingin meneruskan permintaannya seperti Iran harus mengirim uranium yang telah diperkaya miliknya ke AS atau meminta penghentian upaya pengayaan untuk jangka waktu yang lama, saya pikir kesepakatan tidak akan terjadi," ujarnya.
(Rahmat Fiansyah)










