Wall Street Menutup Akhir Pekan Ini di Level Tertinggi Sepanjang Masa

Wall Street Menutup Akhir Pekan Ini di Level Tertinggi Sepanjang Masa

Ekonomi | idxchannel | Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:40
share

IDXChannel - Indeks saham utama AS atau Wall Street menutup pekan ini di level tertinggi sepanjang masa, menyusul rebound tajam selama sebulan akibat kekhawatiran terhadap dampak ekonomi dari perang di Timur Tengah.

Musim laporan laba korporasi yang gemilang menjadi penopang sentimen bullish pasar saham AS dan menangkis hambatan pasar lainnya. Para investor akan menanti serangkaian laporan laba terbaru dan data ketenagakerjaan terkini untuk mendorong penguatan pasar saham AS yang tangguh pekan depan, di tengah lonjakan harga minyak dan sikap The Fed hawkish.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (2/5/2026), Indeks acuan S&P 500 (SPX), dan Nasdaq Composite yang didominasi teknologi (IXIC), keduanya menutup April pada Kamis dengan kenaikan bulanan terbesar sejak 2020. S&P 500 naik lebih dari 10 persen pada April, sementara Nasdaq melonjak lebih dari 15 persen, dan kedua indeks tersebut memulai Mei dengan kenaikan pada Jumat.

“Di satu sisi, kita melihat laba yang meningkat pesat, dan di sisi lain, ada tekanan kenaikan pada harga minyak dan imbal hasil obligasi,” kata Ahli Strategi Investasi Global Senior Angelo Kourkafas.

“Kita telah mengalami kenaikan yang signifikan pada bulan April, sehingga berpotensi memasuki periode konsolidasi seiring dengan dinamika tarik-ulur ini," lanjutnya.

Saham-saham pekan ini sebagian besar tidak terpengaruh oleh lonjakan harga minyak yang kembali terjadi, dengan harga minyak mentah Brent sebagai patokan menembus USD120 per barel dan mencapai level tertinggi dalam empat tahun sebelum akhirnya turun.

Lebih dari 100 perusahaan dalam indeks S&P 500 dijadwalkan akan merilis laporan keuangannya pekan depan, sementara pasar tengah mencerna puncak musim pelaporan keuangan.

Secara keseluruhan, laba S&P 500 per Jumat diperkirakan naik 27,8 persen pada kuartal pertama dibandingkan tahun lalu, menurut Tajinder Dhillon, kepala riset laba dan ekuitas di LSEG Data & Analytics. Angka tersebut diperkirakan menjadi tingkat pertumbuhan laba tertinggi sejak kuartal keempat 2021.

Pekan ini, perusahaan-perusahaan berkapitalisasi besar yang berinvestasi dalam infrastruktur kecerdasan buatan (AI) melaporkan hasil yang memicu reaksi pasar yang beragam.

Saham Alphabet (GOOGL) melonjak pada hari Kamis setelah induk perusahaan Google tersebut menunjukkan pertumbuhan komputasi awan yang luar biasa, sementara saham Microsoft (MSFT) dan Meta Platforms (META), merosot setelah hasil yang kurang memuaskan.

Perusahaan analisis data Palantir, perusahaan hiburan Walt Disney (DIS.N), dan jaringan restoran McDonald's (MCD.N) termasuk di antara perusahaan-perusahaan ternama yang dijadwalkan merilis laporan keuangannya pekan depan.

Hasil dari produsen chip Advanced Micro Devices (AMD.O) juga akan menjadi sorotan, mengingat kenaikan harga sahamnya yang luar biasa baru-baru ini serta kenaikan harga saham perusahaan semikonduktor lainnya, kata Kepala Strategi Pasar di Jonestrading Michael O'Rourke.

Sejak akhir Maret, saham AMD telah melonjak lebih dari 80 persen dan indeks Philadelphia SE Semiconductor (.SOX), naik sekitar 48 persen.

“Ini adalah kelompok yang mendominasi pergerakan pasar dan mendominasi pasar. Setiap data yang Anda dapatkan akan sangat penting,” kata O'Rourke.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Topik Menarik