Laba Operasional Nokia Naik 54 Persen Berkat Lonjakan Permintaan Data Center AI
IDXChannel—Nokia menaikkan target pertumbuhan bisnis kecerdasan buatan (artificial intelligence), menyusul realisasi pertumbuhan laba operasional kuartal pertama yang sukses melampaui ekspektasi.
Melansir CNA (23/4/2026), Nokia mencatatkan laba operasional sebesar EUR281 juta (sekitar Rp5,6 triliun) pada kuartal pertama tahun ini, melampui rata-rata angka yang diperkirakan analis yakni sebesar EUR250 juta.
Realisasi laba kuartal pertama juga tumbuh 54 persen. Penjualan perusahaan telekomunikasi asal Finlandia ini juga melonjak dalam beberapa kuartal terakhir berkat permintaan data center AI yang meningkat.
Saat ini, Nokia yang sebelumnya terkenal sebagai produsen ponsel ternama pada era 1990-an hingga 2000 awal, kini menjadi salah satu produsen peralatan 5G, juga produsen sistem transportasi optik.
Penjualan bersih pada kuartal ini mencapai EUR4,5 miliar (sekitar Rp91,1 triliun), sesuai perkiraan pasar. Nokia juga melaporkan penjualan bersih dari pelanggan AI dan cloud meningkat 49 persen.
Arus Balik Lebaran 2026, Skema Tiba Bongkar Berangkat Diterapkan di Penyeberangan Sumatera-Jawa
Saham Nokia turut tersengat sentimen positif peningkatan laba. Pada perdagangan Kamis (23/4/2026), saham Nokia di bursa Helsinki diperdagangkan di harga EUR9,43 per unit, naik 70,87 persen secara year to date.
Bahkan dalam lima tahun terakhir, hari ini Nokia menyentuh harga tertingginya. Nokia mulai mencatatkan pertumbuhan harga sejak pertengahan 2025. Harga sahamnya terus naik secara bertahap hingga April 2026.
(Eugina Siregar)










