Saham Haji Isam (TEBE) Anjlok 13 Persen saat Ex Dividen
IDXChannel – Saham milik Haji Isam PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) jatuh pada Kamis (9/4/2026) seiring memasuki masa ex dividen hari ini.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.53 WIB, saham TEBE tumbang 13,74 persen ke level Rp1.350 per unit. Nilai transaksi mencapai Rp13,84 miliar.
Pelemahan ini bahkan lebih dalam dibandingkan imbal hasil dividen (dividend yield) saat cum date pada Rabu (8/4) yang sekitar 9,97 persen.
Kondisi seperti ini kerap dikaitkan dengan istilah dividend trap, yakni situasi ketika spekulan jangka pendek memburu dividen tinggi dengan harapan meraup keuntungan cepat saat cum date, namun harga saham justru terkoreksi tajam setelah memasuki masa ex dividen sehingga potensi cuan dari dividen tergerus oleh penurunan harga.
Strategi ini biasanya dilakukan trader yang hanya menahan saham dalam waktu singkat untuk mengejar dividen, bukan investor jangka panjang yang berfokus pada fundamental dan pertumbuhan kinerja emiten.
Sebelumnya, TEBE memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp200,46 miliar atau Rp156 per saham kepada pemegang sahamnya. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (30/4/2026).
Pembagian dividen ini akan diberikan kepada 1,28 miliar saham yang telah diterbitkan perseroan. Dengan demikian, pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham berhak menerima dividen sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Jadwal pembagian dividen dimulai dengan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 8 April 2026, diikuti ex dividen pada 9 April 2026. Sementara itu, cum dividen di pasar tunai jatuh pada 10 April 2026 dan ex dividen pada 13 April 2026, dengan recording date pada 10 April 2026.
Perseroan menjadwalkan pembayaran dividen tunai kepada pemegang saham yang berhak pada 24 April 2026. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.










