Laba Semen Baturaja (SMBR) Naik 33 Persen pada 2025, Didorong Efisiensi dan Penguatan Pasar

Laba Semen Baturaja (SMBR) Naik 33 Persen pada 2025, Didorong Efisiensi dan Penguatan Pasar

Ekonomi | idxchannel | Selasa, 31 Maret 2026 - 21:04
share

IDXChannel - PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025, dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang signifikan, disertai perbaikan struktur permodalan dan penurunan liabilitas secara berkelanjutan.

Pada tahun lalu, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp2,36 triliun, meningkat 12,9 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp2,09 triliun. Kinerja ini didorong oleh peningkatan volume penjualan, penguatan pasar eksisting, serta strategi distribusi yang lebih optimal di wilayah pemasaran utama.

Dari sisi profitabilitas, SMBR mencatatkan laba bersih sebesar Rp171,92 miliar, tumbuh 33 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp129,25 miliar. Dengan capaian tersebut, SMBR membukukan margin laba bersih 7,3 persen, meningkat dari 6,2 persen pada tahun 2024, yang mencerminkan peningkatan kualitas laba yang lebih baik.

Selain itu, perseroan juga berhasil meningkatkan efisiensi melalui penurunan beban keuangan menjadi Rp52,93 miliar, atau turun 32,9 persen dibandingkan Rp78,85 miliar pada tahun sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan keberhasilan strategi Perseroan dalam mengelola struktur utang dan biaya pendanaan secara lebih efektif.

Dari sisi posisi keuangan, SMBR mencatatkan penguatan struktur permodalan yang tercermin dari peningkatan total ekuitas menjadi Rp3,41 triliun, tumbuh 4,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp3,26 triliun. Sementara itu, total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp1,36 triliun, turun signifikan sebesar 17,8 persen dari1,63 triliun pada tahun 2024.

Perbaikan ini berdampak pada semakin sehatnya rasio keuangan, di antaranya debt to equity ratio (DER) yang semakin rendah, mencerminkan struktur permodalan yang lebih kuat dan tingkat leverage yang semakin terkendali. Selain itu, penurunan beban keuangan turut mendorong peningkatan kemampuan SMBR dalam memenuhi kewajiban pembayaran bunga (interest coverage ratio).

General Manager of Corporate Secretary SMBR, Hari Liandu menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi transformasi dan disiplin keuangan yang konsisten dijalankan perseroan.

Sejalan dengan kinerja positif tersebut, pada 2026, SMBR mempertahankan peringkat kredit dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) yaitu idAA- dengan outlook stabil. Peningkatan rating ini mencerminkan posisi keuangan Perseroan yang semakin solid, didukung oleh perbaikan kinerja operasional, penguatan struktur permodalan, serta profil risiko yang semakin terjaga.

"Kinerja tahun 2025 menunjukkan bahwa SMBR berada pada jalur pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. Kami tidak hanya fokus pada peningkatan pendapatan, tetapi juga memastikan efisiensi biaya, penguatan struktur permodalan, serta pengelolaan liabilitas yang prudent. Rating dari Pefindo menjadi validasi atas fundamental keuangan perseroan yang semakin kuat," ujar Hari melalui keterangan resmi, Selasa (31/3/2026).

Lebih lanjut, Hari menegaskan, SMBR akan terus mengedepankan strategi pertumbuhan yang selektif dan berkelanjutan, termasuk optimalisasi operasional, efisiensi biaya, serta pemanfaatan sinergi dengan induk usaha guna menghadapi dinamika industri semen nasional.

Dengan fundamental keuangan yang semakin kuat serta dukungan rating kredit yang stabil, SMBR optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan kinerja serta meningkatkan daya saing di pasar ke depan.

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik