Raih Laba Rp142,5 Miliar, WOM Finance (WOMF) Sepakat Tebar Dividen

Raih Laba Rp142,5 Miliar, WOM Finance (WOMF) Sepakat Tebar Dividen

Ekonomi | idxchannel | Senin, 30 Maret 2026 - 21:54
share

IDXChannel - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) sepakat membagikan dividen tunai dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut sebagai bentuk komitmen perseroan memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.

Pada tahun lalu, perusahaan pembiayaan tersebut meraih laba bersih Rp142,5 miliar. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp46 miliar atau setara Rp12,28 per saham ditetapkan sebagai dividen tunai dan Rp97 miliar sisanya dicatat sebagai laba ditahan.

Dividen tersebut akan dibayarkan pada 4 Mei 2026. Pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 10 April 2026.

Penetapan dividen tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (30/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, perseroan melaporkan capaian kinerja keuangan tahun buku 2025 2025 serta menyetujui perubahan struktur kepengurusan.

Presiden Direktur WOM Finance, Djaja Suryanto Sutandar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemangku kepentingan atas capaian perusahaan di tengah dinamika pasar yang kompetitif.

“Di tengah kondisi ekonomi dan persaingan bisnis yang cukup menantang, Perseroan berhasil membukukan kinerja yang solid dan secara konsisten membagikan dividen kepada seluruh pemegang saham,” ujar Djaja dalam keterangan resminya, Senin (30/3/2026).

Direktur WOM Finance, Cincin Lisa Hadi memaparkan, hingga akhir Desember 2025, perseroan menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp5,94 triliun, tumbuh 9,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mendorong kenaikan total aset sebesar 6,08 persen menjadi Rp7,37 triliun.

Dari sisi profitabilitas, WOM Finance membukukan laba bersih senilai Rp142,55 miliar. Meskipun ekspansif, Perseroan tetap menjaga kualitas kredit dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) gross di level 2,17 persen.

“Pencapaian tersebut menunjukkan pengelolaan risiko yang prudent serta penerapan prinsip kehati-hatian yang konsisten di tengah dinamika dan persaingan ketat di industri pembiayaan Indonesia,” kata Lisa.

Guna memperkuat struktur permodalan, WOM Finance juga telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2025 senilai Rp1,5 triliun serta memperoleh tambahan fasilitas kredit perbankan sebesar Rp1,65 triliun.

Selain menyetujui laporan keuangan, RUPST kali ini menetapkan susunan baru Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah. Sementara itu, dalam agenda RUPSLB, pemegang saham menyetujui perubahan Anggaran Dasar terkait penyesuaian KBLI 2025 serta rencana pengalihan atau penjaminan piutang milik Perseroan untuk memperkuat likuiditas.

Berikut susunan pengurus WOM Finance hasil RUPST 2026:

KOMISARIS
• Presiden Komisaris: Steffano Ridwan
• Komisaris: Thillagavathy Nadason
• ⁠Komisaris: Taufik Aulia
• Komisaris Independen: Sarastri Baskoro
• ⁠Komisaris Independen: Rallyati Arianto Wibowo

DIREKSI
• Direktur: Cincin Lisa Hadi
• ⁠Direktur: Hendrik Progo
• ⁠Direktur: Paulus Cholot Janala

DEWAN PENGAWAS SYARIAH:
• Ketua: Abdul Jabar Majid
• Anggota: Nadratuzzaman Hosen

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik