Israel Klaim Komandan Angkatan Laut Iran Alireza Tangsiri Tewas dalam Serangan
IDXChannel - Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan bahwa serangan udara Israel menewaskan komandan angkatan laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Pembunuhan Alireza Tangsiri dilakukan pada Rabu malam dan menargetkan perwira senior komando angkatan laut lainnya, kata Israel Katz pada hari Kamis dalam sebuah pernyataan video.
Dilansir dari laman AlJazeera Minggu (29/3/2026), orang yang bertanggung jawab langsung atas operasi teroris berupa pemasangan ranjau dan pemblokiran Selat Hormuz untuk pelayaran telah diledakkan dan dieliminasi, kata Katz.
Sejak dimulainya perang Amerika Serikat-Israel terhadap Iran pada 28 Februari, Israel telah mengumumkan pembunuhan beberapa pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan kepala keamanan Ali Larijani.
"Bahkan, dalam hampir satu bulan, setidaknya 1.937 orang telah tewas, termasuk 452 wanita dan anak-anak," kata Wakil Menteri Kesehatan Iran Ali Jafarian kepada Al Jazeera.
Selain itu, setidaknya 24.800 orang terluka, termasuk 4.000 wanita dan 1.621 anak-anak, tambah Jafarian. Ali Hashem dari Al Jazeera, melaporkan dari Teheran, mengatakan Tangsiri adalah seorang komandan terkenal yang berperan penting dalam membentuk doktrin angkatan laut negara itu yang mendasari strateginya di Selat Hormuz.
“Dia telah menjadi komandan angkatan laut selama bertahun-tahun, angkatan laut IRGC, dan dia dikenal telah banyak bekerja dalam mengembangkan postur dan teknis angkatan laut ini,” kata Hashem.
Tangisiri juga bertanggung jawab atas pengembangan drone untuk penggunaan maritim militer. Hashem menambahkan bahwa dalam beberapa minggu terakhir, Tangsiri berada di kota pelabuhan Bandar Abbas di Iran, secara langsung mengawasi upaya Iran untuk menegakkan kendali atas Selat Hormuz dengan memblokir beberapa kapal.
(kunthi fahmar sandy)










