AS Siapkan Serangan Darat ke Iran, Perang Diperkirakan Beberapa Minggu
WASHINGTON, iNews.id - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) dilaporkan sedang mempersiapkan potensi operasi serangan darat ke Iran. Serangan darat diprediksi akan berlangsung selama beberapa pekan.
Militer AS mengerahkan ribuan pasukan Marinir, penerjun payung, serta personel reguler ke Timur Tengah, ditandai dengan tibanya kapal induk amfibi USS Tripoli.
Surat kabar The Washington Post, mengutip beberapa sumber pejabat keamanan AS, melaporkan rencana tersebut menandai “fase baru pertempuran” yang mungkin jauh lebih membahayakan bagi pasukan AS, ketimbang sebulan pertama. Diketahui, operasi AS ke Israel sejak 28 Februari mengandalkan serangan udara.
Namun beberapa sumber pejabat itu mengatakan, operasi serangan darat tidak akan sampai pada invasi skala penuh, meski bisa saja melibatkan pasukan elite hingga infanteri konvensional.
AS sedang menilai potensi perlawanan dari pihak Iran, termasuk ancaman serangan drone dan rudal, tembakan darat, serta ranjau darat.
Gedung Putih tidak menampik persiapan serangan darat AS yang dilakukam Pentagon karena mereka sebatas menjalankan tugas. Namun hal yang jelas, keputusan untuk mengerahkan pasukan darat atau tidak tetap berada di tangan Presiden Donald Trump.
“Tugas Pentagon adalah melakukan persiapan untuk memberikan Panglima Tertinggi pilihan maksimal. Ini bulkan berarti Presiden sudah membuat keputusan,” kata Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt.
Kalangan pejabat militer AS membahas potensi operasi darat ke Pulau Kharg, pusat ekspor minyak Iran, serta serangan pantai di dekat Selat Hormuz.
Para pejabat mengatakan, misi yang mungkin dilakukan bisa berlangsung beberapa pekan, bukan bulan. Namun ada pula pejabat militer yang mengalkulasi perang darat bisa berlangsung beberapa bulan.
Trump sebelumnya mengatakan tidak akan mengerahkan pasukan untuk serangan darat ke Iran.
"Saya tidak akan menempatkan pasukan di mana pun," ujarnya.
Namun Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio mengatakan perang Iran tidak akan berkepanjangan dan semua tujuan bisa dicapai tanpa pengerahan pasukan darat.










