Pelabuhan Merak Terpantau Lengang Meski Pemudik Mulai Berdatangan

Pelabuhan Merak Terpantau Lengang Meski Pemudik Mulai Berdatangan

Terkini | idxchannel | Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:50
share

IDXChannel - Sapekan menjelang Hari Raya Idulfitri 1477 Hijriah/2026, sejumlah pemudik mulai berdatangan ke Pelabuhan Merak untuk menyebrang dari pulau Jawa ke Pulau Sumatera pada Sabtu (14/3/2026).

Berdasarkan pantauan IDXChannel, pemudik mulai berdatangan sekitar pukul 20.30 WIB. 

Terpantau kendaraan roda empat, baik pribadi maupun kendaraan umum mulai memadati beberapa dermaga yang ada di Pelabuhan Merak dengan tipe penyeberangan reguler.

Meski para pemudik sudah mulai berdatangan, situasi arus mudik di Pelabuhan Merak secara umum terpantau cenderung lengang. Antrean kendaraan hanya terlihat di beberapa dermaga saja di mana para pemudik menunggu untuk masuk ke dalam kapal.

Namun, situasi lengang itu yang menjadi alasan para pemudik memilih perjalanan di malam hari untuk menyebrang di Pelabuhan Merak. Seperti yang dilakukan oleh Bella, seorang pemudik asal Tangerang yang melakukan perjalanan mudik menuju Lampung.

Dia mengatakan arus lalu-lintas dari titik pemberangkatannya di Tangerang menuju Pelabuhan Merak cenderung lancar dan tidak terjadi kemacetan. Selain itu, saat masuk pelabuhan, tidak terdapat kendala seperti kepadatan ata antrean kendaraan.

"Lancar alhamdulillah enggak ada macet. Alhamdulillah enggak ada sih (kepadatan atau antrean kendaraan di pelabuhan),” kata Bella saat diwawancarai di Pelabuhan Merak, Sabtu (14/3/2026).

Bella mengungkapkan, dirinya memilih mudik lebih awal bersama keluarga untuk menghindari kemacetan arus lalu-lintas ataupun antrean kendaraan di pelabuhan. Terlebih, dirinya sebagai pelajar juga telah mendapatkan libur lebaran dari pihak sekolah.

“Karena kalau misalnya nanti puncaknya lebih ramai, jadi milih sekarang aja hari tanggal 14. Udah libur sekolah,” kata dia.

Menurut data terakhir dari pihak ASDP Cabang Pelabuhan Merak, per 13 Maret 2025, total penumpang yang menyebrang dari tiga pelabuhan utama yaitu Pelabuhan Merak, Ciwandan dan BBJ Bojonegoro mengalami penurunan sebanyak 19,4 persen dengan total penumpang haus berjumlah 41.171. 

Angka tersebut cenderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 51,073 orang.

Sementara, untuk kendaraan roda empat mencapai 4.364 unit atau turun 27,9 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 6.051 unit.

(NIA DEVIYANA)

Topik Menarik