Asing Lepas Saham Bank Besar hingga Tambang Pekan Ini

Asing Lepas Saham Bank Besar hingga Tambang Pekan Ini

Ekonomi | idxchannel | Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:34
share

IDXChannel - Tekanan jual investor asing membayangi perdagangan saham domestik sepanjang sepekan terakhir. Sejumlah saham bank besar hingga sektor tambang atau komoditas energi tercatat menjadi sasaran aksi jual.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan saham bank milik Grup Djarum PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling banyak dilepas asing dengan jual bersih sekitar Rp707,31 miliar di pasar reguler. Dalam sepekan, saham BBCA juga turun 2,44 persen ke Rp7.000 per unit.

Di posisi berikutnya, saham minyak gas (migas) raksasa PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dilepas asing Rp664,56 miliar.

Berbeda dengan mayoritas saham lain, MEDC justru masih mencatat kenaikan 2,32 persen dalam sepekan menjadi Rp1.765 per unit seiring sentimen lonjakan harga minyak mentah di tengah kecamuk perang di Timur Tengah.

Saham bank pelat merah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga mengalami tekanan dengan jual bersih asing Rp492,21 miliar dan harga sahamnya merosot 6,14 persen sepanjang pekan.

Selanjutnya, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dilepas asing Rp459,39 miliar dengan kinerja mingguan turun 2,95 persen.

Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat jual bersih asing Rp241,58 miliar dan sahamnya melemah 5,59 persen.

Tekanan juga terlihat pada saham sektor tambang. Saham emiten nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dilepas asing Rp228,05 miliar dan anjlok tajam 21,52 persen dalam sepekan.

Sementara saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatat jual bersih Rp179,97 miliar dengan penurunan harga 7,13 persen.

Di sektor energi, saham PT Elnusa Tbk (ELSA) juga masuk daftar saham yang dilepas asing dengan nilai Rp148,32 miliar.

Harga saham ELSA stagnan di level Rp850 per saham dalam sepekan, setelah sempat menyentuh Rp1.050 di tengah gejolak pasar saham domestik, meski mendapat dorongan dari sentimen kenaikan harga minyak dan gas.

Sementara, saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dilepas Rp137,52 miliar dengan kinerja harga turun 3,30 persen dalam sepekan.

Secara keseluruhan, pasar saham domestik memang mengalami tekanan kuat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam 7,89 persen dalam sepekan ke level 7.585,69.

Pelemahan tersebut terjadi setelah IHSG hanya mencatat satu kali penguatan dalam sepekan, sementara pada hari-hari lainnya bergerak turun tajam.

Sentimen negatif datang dari eskalasi konflik Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran, penurunan outlook Indonesia oleh lembaga pemeringkat kredit, serta sorotan terhadap transparansi pasar saham domestik.

Di tengah tekanan tersebut, investor asing membukukan jual bersih (net sell) sebesar Rp2,48 triliun di pasar reguler, yang turut menambah tekanan di bursa saham Tanah Air. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Topik Menarik