IHSG Ditutup Melemah 4,6 Persen, Tersengat Sentimen Perang Iran-Israel
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada sesi II perdagangan Rabu (4/3/2026). Indeks ditutup turun 363 poin atau 4,6 persen ke level 7.577,06 poin.
IHSG melemah sepanjang sesi perdagangan imbas sentimen geopolitik di Timur Tengah, dalam hal ini perang Iran-Israel yang berkepanjangan. Nilai transaksi perdagangan relatif stabil pada kisaran Rp28 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sekitar 516 juta lot dan frekuensi 3,3 juta kali.
Sejalan dengan pelemahan IHSG, indeks LQ45 juga turun 4,5 persen, sedangkan IDX30 juga anjlok 4,2 persen. Adapun indeks JII dan ISSI kompak turun lebih dalam masing-masing 6,5 persen dan 5,74 persen.
Seluruh sektor melemah. Sektor Basic Industry turun paling tajam hingga 7,4 persen, diikuti sektor Transportation yang melemah 7,2 persen dan Cyclical 6,7 persen.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy mengatakan, penurunan indeks sejalan dengan pelemahan bursa Asia seperti indeks Nikkei (Jepang), ASX (Australia), dan TAEIX (Taiwan). Bahkan, indeks Kospi Korea Selatan mengalami trading halt setelah turun lebih dari 8 persen.
Dia mengatakan, apa yang terjadi pada IHSG hari ini merupakan dampak dari eskalasi tensi geopolitik di Timur Tengah yang terus memanas.
"Dan Iran menutup selat Hormuz yang menyebabkan kekhawatiran munculnya krisis energi. Hal ini sudah tercermin di harga minyak dunia yang meningkat," kata Irvan.
Selain geopolitik, sentimen negatif juga datang dari Fitch yang merevisi outlook rating surat utang Indonesia menjadi negatif. Revisi ini sejalan dengan keputusan serupa yang dilakukan lembaga pemeringkat lainnya, Moody's dan S&P 500 yang menyoroti risiko fiskal alias APBN.
Beberapa saham yang masuk top losers di antaranya PT Pelayaran Nasional Ekalya Putri Tbk (ELPI) turun 14,91 persen ke Rp1.370, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) melemah 14,8 persen ke Rp378, dan PT MD Entertainment Tbk (FILM) anjlok 13,5 persen ke Rp5.425.
Namun, ada juga saham-saham yang masuk top gainers yakni PT Prime Agro Resources Tbk (SGRO) menguat 7,81 persen ke Rp6.900, PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) naik 3,33 persen ke Rp620, dan PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) naik 1,2 persen ke Rp165.
(Rahmat Fiansyah)










