IHSG Ditutup Turun 2,65 Persen, Saham Energi dan Emas Terbang

IHSG Ditutup Turun 2,65 Persen, Saham Energi dan Emas Terbang

Ekonomi | idxchannel | Senin, 2 Maret 2026 - 16:44
share

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir turun 2,65 persen pada penutupan perdagangan Senin (2/3/2026). Kendati demikian, IHSG mampu bertahan di level 8.000, tepatnya di 8.016 pada sore ini.

Total transaksi perdagangan sepanjang hari ini menembus Rp28,6 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan menembus 550 juta lot dan frekuensi 3,6 juta kali.

Pergerakan IHSG hari ini tidak terlepas dari dinamika perang antara Iran dan Israel. Konflik yang memanas tersebut mengangkat harga aset safe haven dan minyak, sehingga membuat saham-saham yang berkorelasi langsung dengan dua komoditas tersebut naik tajam.

Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melesat 16 persen ke level Rp1.995 dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) terbang 25 persen ke Rp2.200. Sementara saham PT Elnusa Tbk (ELSA) juga ikut melejit 18 persen ke Rp1.000.

Senada, saham-saham emas juga menguat meski dengan kenaikan tak setinggi saham minyak. Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 6 persen ke Rp4.610, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) menguat 6 persen ke Rp1.995, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga menghijau 4 persen ke level Rp1.010.

Phintraco Sekuritas menyebutkan, perang antara Iran dan AS-Israel akan mendongkrak harga minyak. Namun, situasi ini berpotensi menekan APBN jika lonjakan harga minyak dan pelemahan rupiah berlangsung lama.

Dengan kondisi ini, sektor minyak dan gas (migas) diuntungkan karena kekhawatiran terganggunya suplai. Sementara harga emas juga menguat karena permintaan akan aset safe haven.

"Kenaikan pada harga migas juga berpotensi mendorong komoditas yang dapat menjadi alternatif energi seperti batu bara, nikel, dan CPO. Untuk sektor oil & gas shipping, akan terdampak positif jika tarif freight naik karerna akan memperpanjang rute pelayaran," tulis Phintraco Sekuritas.

Hal ini terlihat dari sektor energi yang menjadi satu-satunya sektor yang menghijau 1,54 persen. Sedangkan sisanya turun dengan sektor siklikal mencatat penurunan paling dalam hingga 7,6 persen. 

Di luar saham energi, saham-saham yang masuk jajaran top gainers hari ini yakni PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) naik 19 persen ke Rp5.000, PT Malindo Feedmilil Tbk (MAIN) naik 12 persen ke Rp885, dan PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) menguat 6 persen ke Rp550.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers seiring tekanan pada IHSG yakni PT MD Entertainment Tbk (FILM) anjlok 15 persen ke Rp7.150, PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) turun 14 persen ke Rp62, dan PT GTS International Tbk (GTSI) melemah 14 persen ke Rp268.

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik