JGLE Rights Issue Rp414 Miliar untuk Akuisisi 61,86 persen Saham Jungleland Asia

JGLE Rights Issue Rp414 Miliar untuk Akuisisi 61,86 persen Saham Jungleland Asia

Ekonomi | idxchannel | Senin, 23 Februari 2026 - 16:34
share

IDXChannel – PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) berencana menggelar aksi penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue untuk mendukung akuisisi mayoritas saham PT Jungleland Asia (JLA).

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Senin (23/02/3036), Perseroan akan menerbitkan sebanyak 8.280.033.448 saham baru Seri B dengan harga pelaksanaan Rp50 per saham. Dari aksi korporasi ini, JGLE berpotensi menghimpun dana maksimal sebesar Rp414 miliar.

Manajemen menyebutkan, sebagian besar dana hasil rights issue akan digunakan untuk mengakuisisi 61,86 persen saham JLA senilai Rp413,93 miliar. Sementara sisa dana sekitar Rp64,35 juta akan dialokasikan untuk modal kerja dan mendukung operasional Perseroan. Rencana rights issue tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 31 Maret 2026.

PT Jungleland Asia merupakan pengelola Jungleland Adventure Theme Park yang berlokasi di Sentul, Bogor. Saat ini, sebanyak 61,86 persen saham JLA dimiliki oleh PT Adiprotek Envirodunia (AE), sedangkan sisanya telah dimiliki JGLE. Dalam aksi rights issue ini, AE akan bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer). Seluruh saham baru yang tidak diambil oleh pemegang saham lama akan diserap oleh AE.

Penyertaan modal AE akan dilakukan melalui mekanisme inbreng atau setoran non-tunai berupa saham JLA yang dimilikinya, dengan jumlah maksimal mencapai 14.783.475.782 saham. Setelah aksi korporasi rampung, AE akan menjadi salah satu pemegang saham JGLE. Melalui aksi ini, JGLE menargetkan penguatan struktur kepemilikan dan integrasi bisnis Jungleland sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha ke depan.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Topik Menarik