BUMA (DOID) Kantongi Kontrak Tambang Adaro hingga 2030

BUMA (DOID) Kantongi Kontrak Tambang Adaro hingga 2030

Ekonomi | idxchannel | Senin, 23 Februari 2026 - 10:14
share

IDXChannel - PT Bukit Makmur Mandiri Utama, anak usaha PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) meraih kontrak jangka panjang dari PT Adaro Indonesia, anak usaha PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO).

Kontrak tambang Tutupan Selatan di Tanjung Tabalong, Kalimantan Selatan ini berlaku hingga 2030 sejak ditandatangani pada 1 April 2026.

"Kontrak ini memperkuat visibilitas pendapatan perseroan sekaligus menegaskan posisi BUMA sebagai mitra jasa pertambangan terpercaya di Indonesia," kata Direktur Utama Bukit Makmur Mandiri Utama Ronald Sutardja dalam keterbukaan informasi, Senin (23/2/2026).

Berdasarkan kontrak tersebut, BUMA diperkirakan menghasilkan overburden removal sekitar 239 juta bank cubic meter (bcm) dan memproduksi 44 juta ton batu bara, setara dengan rata-rata volume tahunan masing-masing sebesar 50,5 juta bcm dan 9,3 juta ton. 

Ronald menyebut, perolehan kontrak tersebut semakin memperkuat kemitraan antara BUMA dan Adaro Indonesia yang telah terjalin selama lebih dari 20 tahun.

Sejalan dengan kegiatan operasionalnya, BUMA berkomitmen memberdayakan masyarakat di wilayah Tabalong melalui berbagai program yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, perlindungan lingkungan, serta sosial dan budaya. 

"Kemitraan kami dengan Adaro Indonesia tidak hanya terbatas pada pencapaian kinerja operasional,
tetapi juga pada penciptaan nilai bersama bagi masyarakat sekitar," tutur Ronald.

(DESI ANGRIANI)

Topik Menarik