Respons Prabowo soal Tarif Trump Jadi 10 Persen: Saya Kira Menguntungkan
IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang akan menerapkan tarif global baru sebesar 10 persen untuk seluruh negara.
Keputusan tersebut diambil menyusul putusan Mahkamah Agung AS bahwa Trump tidak memiliki wewenang menetapkan tarif impor global berdasarkan UU Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA).
Menurutnya, keputusan angka 10 persen yang ditandatangani Presiden Trump akan menguntungkan Indonesia.
"Saya kira ya menguntungkanlah. Ya. Kita siap untuk menghadapi segala kemungkinan," kata Prabowo di Washington DC, Sabtu (21/2/2026) waktu setempat.
Dia menegaskan, Indonesia akan siap untuk menghadapi segala keputusan yang diambil pemerintah AS.
"Ya kita siap untuk menghadapi semua kemungkinan, kita hormati politik dalam negeri Amerika Serikat, ya kita lihat perkembangannya,” ujar dia.
Diketahui, enam hakim MA pada Jumat memutuskan membatalkan dikebijakan tarif global Trump yang telah berlaku hampir setahun, melawan tiga hakim yang menolak.
Mayoritas hakim menyatakan Trump tidak memiliki kewenangan menggunakan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA) untuk memberlakukan tarif tanpa persetujuan Kongres.
Dalam pertimbangannya, MA menegaskan kewenangan mengenakan tarif berada di tangan Kongres, terlebih AS tidak dalam kondisi perang atau darurat nasional yang membenarkan penggunaan IEEPA.
Trump menuduh putusan itu dibuat MA karena dipengaruhi oleh kepentingan asing.
"Negara-negara asing yang telah menipu kita selama bertahun-tahun sangat gembira. Mereka sangat senang, dan mereka menari-nari di jalanan, tapi mereka tidak akan menari lama. Itu yang bisa saya pastikan," kata Trump usai mengecam putusan MA tersebut.
Tak cuma itu, Trump juga akan melakukan penyelidikan dagang tambahan berdasarkan Pasal 301 Undang-Undang Perdagangan Tahun 1974.
Di bawah UU tersebut, presiden berwenang mengenakan tarif terhadap negara yang dianggap melakukan praktik perdagangan tidak adil, tidak masuk akal, atau diskriminatif.
“Keputusan mereka salah, tetapi itu tidak masalah, karena kita memiliki (payung hukum) alternatif sangat kuat,” kata Trump.
(NIA DEVIYANA)










