Profil Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner OJK yang Mengundurkan Diri

Profil Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner OJK yang Mengundurkan Diri

Ekonomi | idxchannel | Jum'at, 30 Januari 2026 - 19:20
share

IDXChannel - Mahendra Siregar mundur dari kursi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jumat (30/1/2026).

Mahendra Siregar mengatakan, pengunduran dirinya bersama KE PMDK dan DKTK merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan.

"OJK menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional," begitu keterangan tertulis yang diterima IDXChannel, Jumat (30/1/2026).

Pengunduran diri ini telah disampaikan secara resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan akan diproses lebih lanjut sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana telah diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Mahendra Siregar sebelumnya terpilih sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2022-2027 pada Kamis silam (7/4/2022).

Sebelum menduduki pucuk pimpinan OJK, Mahendra menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri sejak 25 Oktober 2019. Sebelumnya, dia juga sudah menduduki sederet kursi kementerian/lembaga bahkan direksi dan komisaris.

Pria kelahiran Jakarta, 17 Oktober 1962 ini merupakan lulusan dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Dia berkarier di Departemen Luar Negeri sebagai Economic Third Secretary Kedutaan Besar Indonesia di London (1992–1995) dan duta informasi Kedutaan Besar Indonesia di Washington D.C. selama 3 tahun (1998–2001).

Mahendra bergabung dengan Kementerian Koordinator Perekonomian pada 2001. Dirinya dipercaya menjadi Asisten Khusus Menteri Koordinator Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Jakti saat itu.

Mahendra yang juga merupakan lulusan S2 Ekonomi dari Universitas Monash, Australia, ini kemudian dipercaya menjadi Deputi Menko Perekonomian Bidang Kerjasama Ekonomi dan Pembiayaan Internasional dari tahun 2005 hingga 2009.

Pada bidang perbankan, Mahendra juga pernah menempati posisi sebagai Direktur Utama Indonesia Eximbank. Dia juga pernah menjabat komisaris beberapa perusahaan yaitu PT Dirgantara Indonesia (2003–2008) dan PT Aneka Tambang (2008–2009).

Mahendra juga pernah ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menempati posisi sebagai Wakil Menteri Perdagangan mendampingi Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu (2009-2011). Setelah itu, dia juga dipercaya menempati posisi Wakil Menteri Keuangan (2011-2013).

Di 1 Oktober 2013, Mahendra dipilih untuk menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) hingga 27 November 2014. Lalu pada 2018 dia ditunjuk sebagai Duta Besar untuk Amerika Serikat di Washington, DC, sebelum akhirnya menjadi Wakil Menteri Luar Negeri.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Topik Menarik