Suku Bunga Kredit dan Simpanan Menurun pada Desember 2025, Ini Rinciannya

Suku Bunga Kredit dan Simpanan Menurun pada Desember 2025, Ini Rinciannya

Terkini | idxchannel | Sabtu, 24 Januari 2026 - 04:10
share

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) mencatat, suku bunga kredit dan suku bunga simpanan pada Desember 2025 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

"Rata-rata tertimbang suku bunga kredit pada Desember 2025 sebesar 8,80 persen, menurun dibandingkan suku bunga kredit bulan sebelumnya sebesar 8,95 persen," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso Jumat (23/1/2025).

Adapun suku bunga simpanan berjangka juga menurun pada tenor 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan dan 24 bulan, masing-masing sebesar 4,69 persen, 4,73 persen, 4,63 persen, dan 4,30 persen, setelah pada November 2025 masing-masing tercatat sebesar 4,72 persen, 5,03 persen, 4,82 persen, dan 4,33 persen.

Sementara itu, suku bunga simpanan berjangka pada tenor 1 bulan sebesar 4,31 persen lebih tinggi dibandingkan suku bunga pada bulan sebelumnya.

Di sisi lain, penyaluran kredit yang disalurkan oleh perbankan pada Desember 2025 tercatat sebesar Rp8.448,1 triliun atau tumbuh 9,3 (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan November 2025 sebesar 7,9 persen (yoy).

Dia menuturkan, penyaluran kredit kepada debitur korporasi dan perorangan tumbuh masing -masing sebesar 14,6 persen (yoy) dan 3,1 persen (yoy).

Berdasarkan jenis penggunaan, Kredit Modal Kerja (KMK) pada Desember 2025 tumbuh sebesar 4,4 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 2,5 persen (yoy). "Perkembangan KMK terutama bersumber dari pertumbuhan sektor Listrik, Gas, dan Air Bersih dan Konstruksi," katanya.

Adapun kredit Investasi (KI) pada Desember 2025 tumbuh sebesar 20,5 persen (yoy), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 17,8 persen (yoy), terutama bersumber dari sektor Pertanian, peternakan, Kehutanan & Perikanan, serta sektor Industri Pengolahan dan sejenisnya.

Sementara itu, Kredit Konsumsi (KK) pada Desember 2025 tumbuh sebesar 6,4 persen (yoy), setelah pada November 2025 tumbuh sebesar 7,2 persen (yoy), didorong oleh perkembangan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Multiguna.


(kunthi fahmar sandy)

Topik Menarik