Sebanyak Rp1,25 Miliar Disalurkan untuk Perbaikan Masjid Terdampak Bencana Sumut

Sebanyak Rp1,25 Miliar Disalurkan untuk Perbaikan Masjid Terdampak Bencana Sumut

Terkini | idxchannel | Rabu, 14 Januari 2026 - 17:20
share

IDXChannel - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama telah menyalurkan bantuan mencapai Rp1,25 miliar, dengan rincian Rp750 juta untuk rehabilitasi masjid dan musala.

Sementara Rp500 juta disalurkan kepada lembaga keagamaan (majelis taklim, ormas Islam, yayasan) serta para tokoh agama.

Bantuan juga diberikan kepada rumah ibadah berupa masjid dan musala yang mengalami kerusakan akibat bencana, dengan nilai Rp50 juta untuk setiap masjid atau musala terdampak.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menjelaskan, bantuan ini merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian negara dalam mendukung pemulihan kehidupan keagamaan masyarakat pascabencana. 

“Kami berharap bantuan ini dapat mempercepat pemulihan aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan, sekaligus menguatkan kembali semangat masyarakat untuk bangkit,” ujar Arsad dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).

Arsad menambahkan, Kementerian Agama terus berupaya memberi kontribusi nyata dalam rehabilitasi masjid, musala, dan lembaga keagamaan yang terdampak bencana agar dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya. 

“Kami sangat berempati atas musibah yang terjadi. Ketika masjid atau musala tidak dapat digunakan akibat bencana, negara hadir untuk membantu agar rumah ibadah tersebut bisa segera digunakan kembali sebagai pusat ibadah dan aktivitas keagamaan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa masjid dan musala tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, penguatan spiritual, serta aktivitas sosial keagamaan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Arsad berharap melalui bantuan ini masyarakat terdampak banjir dapat kembali beribadah dengan nyaman dan aman, serta merasakan kehadiran negara di tengah masa sulit yang mereka hadapi.

“Dengan bantuan ini, kami berharap masyarakat yang terdampak bencana dapat kembali beraktivitas secara normal, menjalankan ibadah dengan tenang, dan mendapatkan penguatan spiritual dalam proses pemulihan pascabencana,” kata dia.



(kunthi fahmar sandy)

Topik Menarik