Trump Teken Perintah untuk Melindungi Pendapatan Minyak Venezuela yang Disimpan di AS
IDXChannel - Presiden Donald Trump mengambil langkah lain untuk mengendalikan penjualan minyak Venezuela di masa depan dengan mendeklarasikan keadaan darurat nasional dan mengeluarkan arahan untuk memblokir pendapatan dari negara tersebut.
Berdasarkan lembar fakta Gedung Putih, perintah eksekutif yang ditandatangani Trump pada Sabtu (10/1/2026) bertujuan untuk melindungi pendapatan minyak Venezuela yang disimpan di rekening Departemen Keuangan AS, memblokirnya dari kreditor negara Amerika Latin tersebut, dan mencegah penyitaannya untuk melunasi utang atau klaim hukum lainnya.
"Memastikan dana ini disimpan untuk memajukan tujuan kebijakan luar negeri AS," kata lembar fakta tersebut seperti dikutip dari Bloomberg, Minggu (11/1/2026).
Gedung Putih menyatakan perintah tersebut menegaskan bahwa dana yang disimpan merupakan hak milik kedaulatan Venezuela bahkan ketika disimpan dalam pengawasan AS untuk tujuan pemerintah dan diplomatik, dan oleh karena itu tidak tunduk pada klaim pribadi.
Pemerintahan Trump telah mengatakan akan menggunakan hasil penjualan minyak Venezuela, yang diklaim Trump mencapai 30 juta hingga 50 juta barel, untuk memberi manfaat bagi rakyat Venezuela dan Amerika.
Penjualan tersebut dimaksudkan untuk membantu mengurangi akumulasi minyak mentah yang terus meningkat di gudang penyimpanan dan menjaga aliran pendapatan setelah penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro.
Lebih lanjut, Gedung Putih mengklaim negara lain atau kreditor atas dana tersebut akan membahayakan tujuan AS, terutama terhadap Iran dan Hizbullah.
(Febrina Ratna Iskana)










