Wall Street Dibuka Lesu Imbas Trump Mau Naikkan Anggaran Militer AS
IDXChannel - Indeks utama bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, dibuka lebih rendah pada Kamis (8/1/2026).
Hal itu imbas pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengusulkan anggaran militer naik menjadi sebesar USD1,5 triliun. Sehingga, membuat sejumlah investor berhati-hati dalam mengambil keputusan.
Dilansir dari Reuters, Dow Jones Industrial Average dibuka turun 145,9 poin atau 0,30 persen menjadi 48.850,17, S&P 500 longsor 6,8 poin atau 0,10 persen menjadi 6.914,11, sementara Nasdaq Composite melemah 35,4 poin atau 0,15 persen menjadi 23.548,884.
Selain itu, investor juga tengah berhati-hati menjelang laporan nonfarm payrolls (NFP) pada Jumat.
Sebelumnya, Wall Street ditutup beragam dengan indeks S&P 500 melemah pada Rabu (7/1/2026) waktu setempat, tertekan penurunan saham JPMorgan, Blackstone, dan saham-saham sektor keuangan lainnya.
Menjelang musim laporan keuangan kuartal IV dalam beberapa pekan ke depan, valuasi saham di Wall Street masih tergolong mahal. S&P 500 diperdagangkan di kisaran 22 kali estimasi laba, turun dari 23 kali pada November, namun masih di atas rata-rata lima tahun sebesar 19 kali, menurut data LSEG.
Lebih lanjut, investor juga masih mencermati perkembangan geopolitik setelah AS menyatakan telah menyita sebuah kapal tanker berbendera Rusia yang terkait dengan Venezuela, sebagai bagian dari langkah agresif Trump untuk mengatur arus minyak di kawasan Amerika dan memaksa pemerintah sosialis di Caracas menjadi sekutunya.
(Dhera Arizona)









