Imago (LFLO) Resmikan Flagship Store B&B Italia, Bidik Pendapatan Rp100 Miliar
IDXChannel - PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO), resmi mengoperasikan flagship store B&B Italia Jakarta. Gerai ini tercatat sebagai monobrand store B&B Italia terbesar di kawasan Asia Pasifik dengan total area kurasi mencapai 1.300 meter persegi.
Berlokasi di kawasan bisnis dan gaya hidup strategis Jakarta, showroom tersebut mengintegrasikan tiga jenama legendaris dalam satu atap, yakni B&B Italia, Maxalto, dan Azucena. Kehadiran gerai ini sekaligus menandai ekspansi ritel perseroan serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem desain global.
Presiden Direktur LFLO, Erlangga Boenawan menilai pembukaan flagship store ini sebagai langkah strategis yang terukur. Gerai tersebut diproyeksikan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan konsolidasi LFLO dengan estimasi nilai sekitar Rp80-Rp100 miliar per tahun.
“Melihat logo B&B Italia terpasang di dinding Laflo terasa surealis dan sangat emosional. Namun semua ini terjadi semata-mata karena anugerah Tuhan, bukan karena pencapaian kami atau jasa siapa pun,” ujarnya melalui keterangan resmi, Jumat (9/1/2026).
Kendati demikian, Erlangga menegaskan orientasi bisnis perseroan tidak semata didorong oleh keuntungan. Dia menekankan pentingnya integritas dan tata kelola dalam setiap pengambilan keputusan.
“Sejak awal kami berkomitmen untuk tidak mengambil jalan pintas. Kami memilih jalan yang lebih sulit ketika itu adalah jalan yang benar dan membangun fondasi di atas integritas,” katanya.
Terkait profitabilitas, Erlangga juga menyampaikan pandangan filosofis mengenai peran uang dalam bisnis. “Kita tidak hadir hanya untuk mencari keuntungan, tetapi untuk menciptakan nilai. Ketika melihat USD1, kita adalah manusia. Saat melihat USD1 miliar atau USD1 triliun, kita harus tetap menjadi manusia,” ujarnya.
Dari sisi konsep, flagship store ini dirancang sebagai galeri hidup yang menawarkan pengalaman imersif bagi pengunjung. Desain ruang mengusung filosofi Zeitgeist atau semangat zaman, yang merefleksikan kebutuhan akan keaslian, kesejahteraan, dan estetika yang bersifat abadi.
LFLO juga menerapkan pendekatan demokrasi desain dalam kurasinya, dengan tujuan membuat kualitas desain kelas dunia dapat diakses dan dipahami oleh khalayak yang lebih luas. Gerai ini diharapkan menjadi ruang temu bagi arsitek, desainer, dan klien untuk bertukar gagasan.
(Rahmat Fiansyah)









