Kepercayaan Investor ke Ekonomi RI Tinggi, Purbaya Pede IHSG Tembus 10.000

Kepercayaan Investor ke Ekonomi RI Tinggi, Purbaya Pede IHSG Tembus 10.000

Ekonomi | idxchannel | Kamis, 8 Januari 2026 - 20:54
share

IDXChannel - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan cerminan dari semakin kuatnya kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi nasional.

Menurutnya, pergerakan investor di pasar modal bersifat progresif (forward oriented), sehingga masuknya aliran modal menunjukkan keyakinan mereka terhadap masa depan Indonesia.

Purbaya mencatat bahwa selama tiga bulan terakhir, arus modal (flow) ke pasar modal Indonesia terus menunjukkan tren positif. Hal ini menjadi indikator kuat adanya pembalikan sentimen, baik dari investor domestik maupun global.

"Jadi ya itu nunjukin bahwa ada perbalikan sentimen investor domestik maupun global terhadap perekonomian Indonesia yang ke depan kita harus jaga terus. Jadi kalau gitu mah tahun ini 10.000 enggak susah-susah amat," ujar Purbaya usai konferensi pers APBN KiTa, Kamis (8/1/2026).

Purbaya menegaskan bahwa retorika pemerintah tidak akan cukup untuk menggerakkan pasar jika tidak dibarengi dengan bukti nyata.

Menurutnya, meskipun belum sempurna, implementasi kebijakan ekonomi yang saat ini berjalan telah memberikan sinyal positif bagi profitabilitas perusahaan yang tercatat di bursa.

"Kalau mereka enggak percaya ke langkah-langkah kita walaupun saya ngomong sampai berbusa, bursa tetap saja jatuh, investor enggak akan masuk. Tapi ketika mereka lihat ada implementasi yang nyata, walaupun enggak sempurna ya, kelihatannya ke depan akan baik," kata dia.

Rencana Demutualisasi Bursa

Terkait isu apakah demutualisasi bursa akan dilakukan tahun ini sehingga saham BEI dapat dibeli oleh publik, Purbaya menyatakan bahwa kewenangan teknis ada di tangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun, ia memberikan catatan kritis mengenai integritas pasar sebelum langkah tersebut diambil.

Purbaya menekankan pentingnya kebersihan pasar modal dari praktik manipulasi harga agar proses perubahan status bursa tersebut berjalan dengan sehat.

"Saya belum tahu, Anda bisa tanya ke OJK. Kalau pandangan saya sih beresin dulu tukang goreng-goreng itu baru demutualisasi," kata Purbaya.

Pernyataan Menkeu ini menjadi pelengkap dari rentetan berita positif di pasar modal pagi tadi, di mana IHSG berhasil mencatatkan rekor All Time High (ATH) baru di level 9.002,92.

Sebelumnya, dalam konferensi pers yang sama, Kementerian Keuangan melaporkan bahwa meskipun pendapatan negara dari sektor perpajakan mengalami tekanan di paruh pertama 2025, strategi counter-cyclical melalui belanja negara yang ekspansif telah berhasil menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di angka 5,2 persen. 

Stabilitas ekonomi makro inilah yang kini menjadi basis optimisme bagi Menkeu bahwa target IHSG ke level 10.000 pada 2026 bukanlah hal yang mustahil.

(Febrina Ratna Iskana)

Topik Menarik