Komando Pusat AS Luncurkan Gugus Tugas Drone Serang Multinasional, Ajak Semua Sekutu

Komando Pusat AS Luncurkan Gugus Tugas Drone Serang Multinasional, Ajak Semua Sekutu

Global | sindonews | Jum'at, 14 Agustus 2026 - 17:16
share

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan pembentukan Task Force Falcon Strike, unit multinasional dan multi-domain pertamanya yang dikhususkan untuk operasi drone serang sekali jalan (one-way attack drone). Unit ini mengintegrasikan sistem nirawak dari udara, permukaan laut, dan bawah air, menurut laporan Anadolu Agency.

CENTCOM mengumumkan pembentukan unit tersebut di platform media sosial X pada hari Kamis (13/8/2026). Mereka menyatakan Task Force Falcon Strike akan menggunakan drone serang sekali jalan bersama sistem nirawak yang beroperasi dari udara, permukaan laut, dan bawah air.

Personel militer dari Amerika Serikat dan negara-negara sekutu akan mengoperasikan sistem-sistem tersebut, yang menandai perluasan signifikan kemampuan peperangan nirawak Washington di kawasan ini.

Pembentukan gugus tugas baru ini dilakukan sembilan bulan setelah CENTCOM membentuk Task Force Scorpion Strike—skuadron drone serang sekali jalan khusus pertama milik militer di Timur Tengah.

Personel dari Komando Operasi Khusus Pusat AS (US Special Operations Command Central), yang meluncurkan Scorpion Strike, akan memimpin staf Falcon Strike yang terdiri dari perwakilan Amerika dan kawasan, menurut pihak komando.Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper mengatakan unit baru ini akan melanjutkan pencapaian pendahulunya sembari memanfaatkan kemajuan teknologi di kawasan.

"Task Force Falcon Strike akan mengembangkan keberhasilan Scorpion Strike mengingat inovasi luar biasa yang terjadi di antara sekutu dan mitra regional kami," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa mengintegrasikan kemampuan-kemampuan ini akan mempercepat terwujudnya berbagai kemungkinan operasional baru.

Cooper menekankan komitmen Washington terhadap kerangka kerja keamanan kolektif, seraya mencatat militer AS menjalin kemitraan yang luas di seluruh kawasan.

"Militer Amerika Serikat memiliki banyak kemitraan yang kuat dan sahabat di kawasan ini," katanya, sembari menegaskan pasukan sekutu menjadi lebih kuat ketika mengintegrasikan dan mengerahkan sistem pertahanan baru secara bersama-sama.CENTCOM menyatakan pihaknya saat ini sedang berkonsultasi dengan dan mengundang mitra regional untuk bergabung dalam inisiatif ini.

Dengan partisipasi para mitra tersebut, Task Force Falcon Strike bertujuan meningkatkan kemampuan drone serang di seluruh Timur Tengah, yang mencerminkan strategi Washington yang lebih luas mengenai pembagian beban dalam arsitektur keamanan regional, tambah pihak komando tersebut.

Baca juga: Rusia Ancam Konsekuensi Mengerikan jika Jepang Bersikeras Klaim Kepulauan Kuril

Topik Menarik