Jutaan Warga Berunjuk Rasa di Seluruh Yaman, Dukung Kebijakan Blokade untuk Blokade

Jutaan Warga Berunjuk Rasa di Seluruh Yaman, Dukung Kebijakan Blokade untuk Blokade

Global | sindonews | Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:14
share

Jutaan warga Yaman berkumpul di ibu kota, Sana’a, dan alun-alun provinsi di seluruh negeri pada hari Jumat (31/7/2026). Mereka menggelar demonstrasi massal dengan slogan “Blokade untuk Blokade, Eskalasi untuk Eskalasi.”

Mereka menegaskan kembali dukungan untuk operasi militer berkelanjutan terhadap Arab Saudi dan solidaritas dengan Palestina.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan panitia penyelenggara, unjuk rasa tersebut mewakili mandat publik yang diperbarui bagi pemimpin Ansarallah Sayyed Abdul-Malik al-Houthi untuk “mengambil semua keputusan yang tepat” untuk mengakhiri blokade yang dikenakan pada Yaman dan memulihkan kedaulatan dan sumber daya negara.

Pernyataan tersebut mengatakan para peserta menyatakan “pembaruan penuh dan otorisasi mutlak” mereka untuk Sayyed Abdul-Malik al-Houthi sambil menyuarakan dukungan untuk kampanye militer Angkatan Bersenjata Yaman yang sedang berlangsung.

Aksi unjuk rasa tersebut menegaskan kembali komitmen terhadap strategi “blokade untuk blokade dan eskalasi untuk eskalasi.” Demonstran memuji blokade angkatan laut yang dikenakan Houthi pada Arab Saudi dan operasi yang menargetkan kapal-kapal yang dituduh melanggar larangan navigasi maritim Yaman.

Para peserta juga memuji apa yang mereka gambarkan sebagai respons kuat Angkatan Bersenjata Yaman terhadap serangan Saudi baru-baru ini di Hodeidah dan pelanggaran berulang drone Saudi ke wilayah udara Yaman.

Pernyataan tersebut berpendapat pengorbanan apa pun yang dilakukan dalam konfrontasi tersebut “jauh lebih kecil daripada biaya keraguan” di hadapan apa yang digambarkan sebagai musuh yang melayani kepentingan “Zionisme global” dan mengejar proyek “Israel Raya.”

Solidaritas dengan Gaza, Kecaman terhadap Serangan Irak

Menandai peringatan pembunuhan kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh, para demonstran menegaskan kembali dukungan Yaman untuk perjuangan Palestina, Masjid Al-Aqsa, Gaza, dan apa yang mereka gambarkan sebagai “poros jihad dan perlawanan.”

Pernyataan tersebut menekankan kepatuhan pada prinsip ‘Persatuan Lapangan’, menolak upaya mengisolasi masing-masing front satu sama lain.Para peserta juga mengutuk serangan gabungan AS-Arab Saudi baru-baru ini terhadap Irak, menggambarkannya sebagai agresi terhadap rakyat Irak, lembaga keamanan, dan pejuang perlawanan.

Pernyataan tersebut menyerukan kepada masyarakat di seluruh wilayah untuk menghadapi rencana Zionis yang menargetkan situs-situs suci dan sumber daya alam di wilayah tersebut.

Arab Saudi Mengumumkan Aliansi Maritim Laut Merah

Demonstrasi tersebut terjadi ketika Arab Saudi mengumumkan rencana membentuk koalisi maritim multinasional yang bertujuan melindungi jalur pelayaran dan pasokan energi di Laut Merah.

Menurut Kementerian Pertahanan Saudi, Riyadh akan memimpin aliansi yang diusulkan dan menjadi tuan rumah markas besarnya setelah pertemuan pendirian yang dihadiri perwakilan militer dari 43 negara dan Uni Eropa, dari 51 peserta yang diundang.

Arab Saudi mengatakan koalisi tersebut akan berupaya meningkatkan keamanan maritim, melindungi kebebasan navigasi, mengamankan pasokan energi global, dan melindungi pelayaran melalui Selat Bab al-Mandab dan Teluk Aden.

Baca juga: Israel Tak akan Campur Tangan dalam Perlucutan Senjata Hamas

Topik Menarik