Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Amerika Serikat mengekspos Timur Tengah pada risiko serius dengan melanggar gencatan senjata dengan Iran. Peringatan itu diungkap Kementerian Luar Negeri Iran.
Awal pekan ini, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan AS melakukan serangan terhadap stasiun radar Iran di Goruk dan di Pulau Qeshm di tengah serangan pesawat tak berawak. Iran menanggapi dengan menargetkan pangkalan AS di wilayah tersebut.
"Pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata oleh Amerika Serikat menegaskan negara ini tidak hanya tidak mau mengurangi ketegangan dan kembali ke jalur stabilitas, tetapi juga mengekspos kawasan ini pada ancaman serius melalui tindakan petualangannya. Tanggung jawab atas konsekuensi dari tindakan ilegal ini dan kemungkinan eskalasi apa pun akan berada di pundak pemerintah AS," kata kementerian itu.
Iran akan membela kedaulatan dan kepentingan nasionalnya menggunakan semua kemampuan yang tersedia, tambah kementerian itu.
Mereka juga menyerukan kepada negara-negara di kawasan itu untuk menahan diri dari memberikan wilayah atau fasilitas kepada AS untuk melakukan agresi terhadap Iran.
Kementerian tersebut selanjutnya mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi internasional lainnya menanggapi tindakan AS dengan cepat dan efektif serta mengambil langkah-langkah untuk mencegah destabilisasi lebih lanjut di kawasan tersebut.
Baca juga: Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran







